
Jurnal Polisi,Tasik Selatan
Kebijakan Pemerintah dalam mengatur pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi untuk masyarakat implementasi di lapangan masih banyak dimanfaatkan oleh oknum.
Dari hasil pantauan di lokasi masih banyak pembeli BBM subsidi baik Pertalite maupun Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karang Nunggal , Kecamatan Karang Nunggal, Kabupaten Tasikmalaya. menggunakan jerigen dengan jumlah yang banyak.
Dalam Potho yang berhasil diabadikan pembelian Pertalite menggunakan jerigen terjadi setiap saat pada pagi, siang dan malam hari menjelang idul Pitri 1445 H.
Dari pengakuan warga sekitar pembelian BBM subsidi baik Pertalite maupun Solar hampir setiap hari dan tanpa surat rekomendasi terkait.
Setau saya jika membeli BBM Subsidi harus ada surat rekomendasi dari Dinas terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan atau dari Dinas Pertanian setempat, tapi saya lihat pembeli yang gunakan jerigen langsung saja dan tanpa menunjukkan surat rekomendasi, ungkap salah satu warga sekitar SPBU Karang Nunggal yang enggan menyebutkan namanya.
Tidak jauh berbeda dengan pernyataan salah satu pembeli BBM Subsidi wawan yang menggunakan kendaraan roda dua asal Pamijahan mengatakan, prioritas pembeli jerigen sangat dijaga.
Saya beli Pertalite ngantri, tapi ada datang beli juga gunakan jerigen dan langsung diisi, petugas jaga ngisi kendaraan terlebih dahulu baru ngisi jerigen dan 1 jerigen bisa di isi 3 sampai 4 kali setelah kendaraan.” terangnya Minggu malam (07/04/24),RED







