Banyuwangi, JurnalPolisi.co.id – Jatim. Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi bersama Klinik Didik Sulasmono menggelar kegiatan donor darah. Puluhan warga sangat antusias dalam kegiatan sosial tersebut.
Kegiatan donor darah yang digelar di Desa Gitik Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi pada Rabu (7/5/2025).
Dokter Diah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat pendonor yang telah berpartisipasi. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan dan penyelamat nyawa bagi sesama yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada warga sekitar terutama kepada Kepala Desa Gitik bapak Hamzah, yang dengan sukarela mendonorkan darahnya,setetes darah sangat berarti dan bisa menyelamatkan satu nyawa manusia. Semangat kemanusiaan seperti ini perlu terus kita jaga dan tingkatkan,” katanya kepada wartawan.
Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari upaya PMI untuk menjaga ketersediaan stok darah di Banyuwangi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin.
“Alhamdulillah, kami dari Klinik Didik Sulasmono ( KDS ) bersama Palang Merah Indonesia ( PMI ) siap bersinergi dalam pelaksanaan rutin per tiga bulan yang diadakan dengan menginformasikan dan fasilitasi warga yang ingin berdonor tiga bulan sekali,kami rutin mengadakan donor darah di KDS Desa Gitik ,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menjadi pendonor darah, mengingat manfaatnya yang sangat besar, baik bagi kesehatan pendonor maupun penerima darah.
“Saya harap kepala masyarakat terus bertambah untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Kata dia, kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan menerapkan standar kesehatan. Para pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan ringan untuk memastikan kondisi tubuh layak untuk mendonorkan darah.
“Setelah proses donor selesai, pendonor diberikan konsumsi ringan, susu, vitamin sebagai bentuk apresiasi dan untuk membantu memulihkan energi,” ujarnya.
Pewarta (Heri/Im).







