Jurnal Polisi co.id, Kabupaten Bandung – Selama berbulan-bulan tumpukan sampah liar di Kampung Paniisan Desa Rancamulya Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung, akhirnya dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bidang pengelolaan sampah yang berkolaborasi dengan kader Bandung Bedas Bersih Sampah (BBBS), Sabtu (12/8).
Kegiatan Opsih (Operasi Bersih) tersebut, diinisiasi oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Rancamulya dan Pemerintahan Kecamatan Pamengpeuk, dengan di bantu alat berat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berupa Loader dan mobil Truk Tronton di kerahkan ke lokasi tempat pembuangan sampah liar.
Menurut Agus Hindar Ruswanto Camat Pamengpeuk mengatakan, Masyarakat dan semua pihak harus lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengelola sampah dengan sistem yang lebih baik. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung Nomor 1 tahun 2022 tentang pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Karena dengan kondisi sampah yang menumpuk di pinggir jalan membuat tidak indah di pandang serta menimbulkan bau tak sedap sehingga di lakukanlah Opsih, kata Agus Camat Pamengpeuk saat ditemui Jurnal Polisi co.id sedang kegiatan Opsih di lapangan.
Agus menjelaskan, seperti tumpukan sampah liar sebanyak puluhan kubik yang berada di pinggir jalan paniisan. Kebanyakan yang membuang sampah ketempat itu, orang dari luar Kecamatan Pamengpeuk sambil melintas mengedarai roda dua dan roda empat. Sudah lebih dari berbulan-bulan tidak ada yang mengangkut akhirnya dari Pemerintahan Desa Rancamulya dan Pemerintahan Kecamatan Pamengpeuk berinisiatif untuk mengadakan kegiatan Opsih (Operasi Bersih) yang di bantu oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Karena sampah yang menumpuk sangat menganggu pengguna jalan dan masyarakat sekitar, ungkapnya.
“Allhamdulilah, pembersihan sampah berjalan lancar. Namun yang jadi kendala, sampah di pingir jalan sedikit terganggu terhadap kepadatan lalu lintas (lalin) karena yang di lalui jalur tersebut adalah jalan alternatif penghubung Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Namun dapat teratasi dan Opsih tetap di kerjakan hingga selesai dan tuntas. Memang sebenarnya tempat ini, bukan untuk pembuagan. Tapi faktanya ada beberapa titik-titik yang menjadi tempat pembuangan sampah liar,” ujarnya.
Agus menghimbau, upaya penanganan perlunya kolaborasi semua pihak seperti steakholder pula masyarakat yang nantinya, mampu bertanggung jawab secara bersama-sama agar terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan terawat, terangnya.
“Saya sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang sudah ikut membantu terhadap mengangkutan sampah liar di wilayah paniisan yang berada di perbatasan antara Kampung Paniisan RW 14 Desa Rancamulya Kecamatan Pamengpeuk dan Kampung Paniisan RW 11 Desa Malakasari Kecamatan Baleendah. Opsih sampah yang menumpuk dapat terangkut dan dibuang langsung ke TPA Sarimukti di Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB),” paparnya.
Lebih lanjut Agus, area lokasi yang sudah di bersihkan harus ada pemasangan spanduk larangan membuang sampah dan pemagaran, imbuhnya.
“Ingat! buanglah sampah pada tempatnya jangan membuang sampah dimana saja yang nantinya dapat mencemari lingkungan tak hanya berdampak bagi manusia, tetapi juga makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan,” tegas Agus.
Dirinya menambahkan, Terima Kasih Kepada Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kusumah yang sudah ikut mengsupport dalam pengangkutan Opsih sampah liar di wilayah Paniisan, “semoga Kabupaten Bandung semakin Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas),” katanya.***
(Soni)







