Miris ! Kegiatan belajar UPTD SDN 013828 Di Desa Manis Memprihatinkan Dan Mobiler Sudah Banyak yang Rusak.

Asahan, Jurnalpolisi.co.id – Proses kegiatan belajar di UPTD SDN 013828 di Desa Manis, dusun 3 Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan dipertanyakan.

Berdasarkan pantauan awak media sejumlah siswa/ siswi di sekolah SDN 013828 tersebut tampak berlangsung mengikuti kegiatan belajar, juga ditemukan siswa belajar secara berhimpitan satu meja untuk tiga orang siswa. Sabtu (10/06/2023)

Dengan kondisi seperti itu, tidak sedikit siswa/ siswi yang mengeluh atas tidak nyamannya proses belajar di dalam ruangan kelas pada saat mengikuti pelajaran.

“Seorang murid mengatakan bahwa belajar di lantai sudah sering lho om, kami belajarnya harus berhimpitan om, karena satu meja untuk tiga orang dan belajarpun kurang nyaman jelas siswa di sekolah tersebut yang identitasnya tak ingin disebutkan. Dia berharap bisa belajar dengan baik juga konsentrasi om.

Senada, salah seorang wali murid yang identitasnya minta dirahasiakan di sekolah tersebut membenarkan kondisi di SDN 013828 Manis cukup memprihatinkan meja dan bangku banyak rusak tidak tersusun rapi berantakkan tidak layaknya seperti sekolah…..ucapnya.

Pada dasarnya sekolah merupakan lembaga yang membantu menumbuh kembangkan potensi dasar yang memiliki peserta didik. Tidak hanya dalam aspek Intelektual, namun mitra sikap dan tingkah laku serta keterampilan motorik, mutlak untuk dikedepankan….ucapnya.

Selanjutnya pemandangan berbeda terlihat bangunan baru WC di tahun 2020 tidak dipergunakan SDN 013828 WC di sekolah itu memang di bagi antara WC Perempuan dan Laki-laki, tapi kondisi WC terlihat tak nyaman, bahkan airnya tidak ada.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, di sejumlah SD soal tolet ini ada yang sudah memenuhi standat dan ada juga yang sekedarnya. Kamar kecil atau WC bukan persoalan sepele, di saat tertentu WC menjadi hal yang penting dan amat dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala Sekolah UPTD SDN 013828 Manis, Suli Pariatni, S.Pd., saat dikonfirmasi di ruang kantor terkait persoalan biola yang digadaikan oleh anaknya sendiri, bahwa udah ditembus pak…ucap Kepsek.
Hal ini setelah awak media mempertanyakan tentang biola tersebut.
Seandainya tidak dipertanyakan biola itu akan Raif.

Saat awak media mempertanyakan tentang mobiler sekolah yang tidak layak pakai tersebut “Kepala sekolah Suli mengatakan masih dalam pemesanan, sayang nya mobiler tersebut sampai sekarang belum ada. Seorang kepala sekolah menjabat mulai dari tahun 2017 sampai saat ini sangat disayangkan seharus bijak mengunakan dana bos. (Sugito/Kabiro)