Luar Biasa Kemeriahan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW 1444 H, Meskipun Hujan Deras Jama’ah Tetap Semangat

Jurnalpolisi.co.id | Desa KOSIK Putih Kec. Simpang Ambat Kab. Padang lawas Utara. KOSIK putih dusun Sidomulyo 09. Sengaja di undang ustad atau yang kita panggil ustad ucay nama yang tenar, Dengan ceramah yang lucu bisa tertawa jama’ah cerama yang diadakan di lapangan pola kaki. meskipun hujan yang begitu derasnya namun tetap semangat terus.

Sampaikan Ceramah Pada Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di pada acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1444H/2025 M dalam acara ceramahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak salawat. Dan Isra Mi’raj yang ikut serta hadir dari jajaran pemerintah.
Sekdes, Kaur, Kadus, Cerdik pandai, Alim ulama, tokoh masyarakat dari jajaran pemerintah yang hadir untuk mendengarkan ceramah Isra Mi’raj.

Isi Dalam Ceramah: “Bila Kita mendambakan hidup penuh berkah, maka membaca shalawat adalah kuncinya. Hidup akan lebih bermakna, mendapat ketenangan dan mendapat berkah dari Nabi Muhammad SAW”. Dalam ceramahnya pun meyakinkan jamaah bahwa peristiwa Isra Mi’raj itu adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, yang mengisahkan perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW. Kisah perjalanan ini menjadi penting, karena dalam peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah dari Allah SWT, yaitu perintah untuk menjalankan salat lima waktu.

Isra Mi’raj Bukan Peristiwa Biasa Dan memang terjadi di kehidupan Nabi Muhammad SAW. Peristiwa Isra Miraj merupakan suatu perjalanan spiritual yang diberikan oleh Allah SWT sebagai hiburan bagi Nabi Muhammad SAW. Karena saat itu, Nabi Muhammad SAW tengah bersedih lantaran kehilangan pamannya, Abi Thalib, dan istrinya, Khadijah. Dan untuk menghilangkan rasa sedihnya, Nabi Muhammad SAW diberi hadiah perjalanan Isra Miraj oleh Allah SWT, ucapnya. Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem, hingga dinaikkan ke langit ketujuh atau Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Miraj digambarkan sebagai perjalanan fisik dan spiritual bagi Nabi Muhammad SAW. dalam perjalanan Ini,

Nabi Mengendarai Buraq. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita sudah ditakdirkan Allah SWT. Apapun yang terjadi saat ini merupakan karunia dari Allah SWT. Semakin dekat dengan Allah SWT maka kebaikan-kebaikan itu akan datang. bahwa tidak ada orang hidup yang tidak mendapat cobaan atau ujian dari Allah SWT. Untuk itu, kita wajib ikhtiar karena kita semua akan mati. Ibadah itu harus kontinu atau Istiqomah. Kalau ingin hidup tenang, ingin sukses maka jangan tinggalan salat. Salat itu tiangnya agama. Jaga dan perbaiki salat. Dan kalau ada persoalan maka dekatlah kepada Allah, Semoga kita semua mendapat barokah,” imbuh ustad Ucay.

Jurnalis : Zainal AD