Sumenep//Jurnalpolisi.co.id – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar komunitas, Komunitas Karongopy bekerja sama dengan Zapta Community menggelar Lomba Karaoke 2025. Kegiatan ini menjadi ajang hiburan sekaligus momentum menyambut Tahun Baru 2026.
Lomba karaoke diawali dengan babak penyisihan yang dilaksanakan pada 21 Desember 2025, sementara babak grand final digelar pada 28 Desember 2025. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Cafe Zapta, dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, dengan suasana yang aman, lancar, dan meriah.
Sebanyak 20 peserta dari Komunitas Karongopy dan Zapta Community mengikuti babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, terpilih 10 peserta nominasi yang berhak melaju ke babak grand final untuk memperebutkan Juara I, Juara II, Juara III, serta Juara Harapan I, II, dan III.
Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kedua komunitas, yakni Imam, Hera, dan Nurjannah. Adapun kriteria penilaian meliputi vokal (40 persen), kesesuaian lagu (20 persen), penguasaan lagu (20 persen), serta penampilan dan ekspresi (20 persen).
Pada babak penyisihan, peserta diberikan kebebasan memilih lagu dan menyanyikannya satu kali. Sementara pada babak grand final, peserta diwajibkan membawakan dua lagu, yakni satu lagu pilihan panitia dan satu lagu pilihan peserta.
Peserta yang lolos ke babak grand final adalah:
1. Nenes vs Tres (Zapta Community)
2. Rehan vs Denis (Karongopy)
3. Surti vs Eeng (Karongopy)
4. Sri vs Iwan (Zapta Community)
5. Pipi vs Hendun (Karongopy)
6. Om Imam vs Mbak Hay (Karongopy)
7. Namo vs Ayu (Karongopy)
8. Dewi vs Om Paonk (Karongopy)
9. Muhlis vs Erma
10. Om Hasani vs Mbak Ani (Karongopy)
Setelah melalui penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
Juara:
• Juara I: Rehan – Denis
• Juara II: Muhlis – Erna
• Juara III: Nenes – Tres
Juara Harapan:
• Juara Harapan I: Hasani – Ani
• Juara Harapan II: Namo – Ayu
• Juara Harapan III: Iwan – Sri
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan, berbagi pengalaman dan ide, serta memperkuat peran komunitas dalam membangun budaya kebersamaan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan melahirkan berbagai aktivitas positif yang memperkuat jaringan komunitas di Kabupaten Sumenep, bahkan di Pulau Madura.
Babak final berlangsung seru dan penuh kekompakan. Panitia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meningkatkan semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara seluruh anggota komunitas.
(Sudarsono JP)







