
Bengkayang (jurnalpolisi.co.id),- Ketua Umum Forum Borneo Internasional (FBI) Kalimantan Barat Indonesia, Abet Nego, memberikan pernyataan hasil mediasi yang di lakukan pada Minggu, 20 Agustus 2023 malam. Terkait kisruh hingga bentrok Karyawan dan PT Duta Palma Group di Kabupaten Bengkayang.
Ia menyebutkan dalam pertemuan mediasi yang di lakukan turut hadir, Kapolres Bengkayang, Dandim 1202, Asisten Pemerintahan Kabupaten Bengkayang, Kesbangpol, Dinkoptransnaker, Camat Jagoi Babang, LBH FBI, Danyon B Pelopor, Ormas dan Perwakilan Pihak Perusahaan.
“Hasil kesepakatan bersama pihak Perusahaan menyanggupi untuk mengakomodir permintaan karyawan, tetapi akomodir ini masih dalam tahap pemantauan kami terutama pada saat tanggal realisasi tanggal 28 Agustus nanti,” kata Abet Nego saat di temui, Senin 21 Agustus 2023.

Ia juga menegaskan bahwa, bukan hanya kasus pembayaran gaji karyawan saja yang ada di PT Duta Palma Group ini, menurut nya ada kasus lain yang sedang pihaknya perhatikan di perkebunan tersebut.
“Kita semua harus tau bahwa.PT Duta Palma Group ini status nya di sita oleh Kejaksaan Agung, sehingga jadi catatan kepada semua pihak yang terlibat terutama pengambil kebijakan untuk bertanggung jawab terhadap kasus yang terjadi,” ungkap Abet nego
Selain itu, Abet Nego juga meluruskan peryataan yang di lontarkan oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto bahwasanya minuman keras yang di temukan saat demo berlangsung seolah-olah dituduhkan milik masyarakat yang berdemo. Padahal minuman tersebut di temukan ke dalam mobil petugas saat mobil tersebut di gulingkan oleh pendemo.
“Disana tidak ada kendaraan orang lain selain mobil petugas, jadi mohon jangan memperkeruh suasana lagi, jangan gara-gara minuman.Tapi tolong ingatkan kepada anak buah Bapak kalau bertugas jangan terlalu arogan, kasus ini benar-benar di lihat dari kasusnya,” tutur Abet Nego
Kemudian ia berpesan kepada Investor perkebunan Kelapa Sawit di Kalimantan Barat. Untuk tidak melakukan penekanan kepada masyarakat dengan cara kekerasan, yang mana sebagai pekerja di Perusahaan yang di miliki.
“Kalian berinvestasi dengan baik dan tujuannya mensejahterakan masyarakat,” tutupnya.
(red)







