Berau, jurnal polisi
Dalam rangka memastikan penyelenggaraan layanan pemasyarakatan berjalan sesuai dengan standar serta meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, melaksanakan kegiatan monitoring di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana, Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, serta didampingi oleh jajaran pejabat struktural Kanwil dan Rutan, Selasa ( 20/1/2026 )

Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian Tempat Penitipan Anak (TPA) yang diperuntukkan bagi anak-anak warga masyarakat di sekitar Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb. Keberadaan TPA ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pengasuhan anak yang aman dan nyaman, mendukung tumbuh kembang anak, serta mempererat hubungan sosial antara Rutan dengan masyarakat sekitar.
Dalam pelaksanaan kegiatan monitoring dan penguatan tugas dan fungsi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh jajaran petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb, antara lain sebagai berikut, Seluruh petugas diharapkan senantiasa membahagiakan diri dalam menjalankan tugas dengan menumbuhkan rasa syukur, semangat kerja, dan kebanggaan sebagai insan pemasyarakatan, Petugas diimbau untuk menghilangkan penyakit hati, seperti iri, dengki, dan prasangka negatif, yang dapat mengganggu keharmonisan kerja serta menurunkan kualitas pelayanan, Petugas diminta untuk menjaga dan membersihkan pikiran agar tetap jernih, positif, dan fokus dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap keputusan dan tindakan yang diambil tetap profesional dan bertanggung jawab, Menanamkan sikap ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan kepada negara, masyarakat, dan Warga Binaan Pemasyarakatan, Menegaskan agar seluruh jajaran tidak pernah bersikap sombong, baik dalam bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, serta senantiasa menjaga etika, sikap rendah hati, dan keteladanan sebagai aparatur sipil negara.
Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah beserta rombongan melaksanakan peninjauan pada area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), termasuk evaluasi implementasi layanan e-PTSP GAHARU sebagai inovasi pelayanan berbasis digital. Monitoring juga dilakukan di Dapur Rutan, Klinik Rutan, serta area pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan melalui kegiatan membatik.
Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan peresmian Gereja Oikumene sebagai sarana pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan. Keberadaan sarana ibadah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pembinaan mental dan spiritual serta memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan Rutan.
Kegiatan monitoring diakhiri dengan pelaksanaan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, integritas, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan guna memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal dan sesuai standar pelayanan pemasyarakatan.
Mengoptimalkan pemanfaatan layanan e-PTSP GAHARU melalui sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat dan peningkatan kesiapan petugas pelayanan.
Melakukan evaluasi rutin terhadap layanan dapur, klinik, serta program pembinaan kemandirian WBP guna menjamin kualitas, keamanan, dan keberlanjutan kegiatan.
Burhan S.
Sumber : Humas Rutan







