Jurnalpolisi.co.id CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi menggelar jumpa pers bersama seluruh awak media Kota Cimahi dalam rangka sosialisasi kesiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung B Pemerintah Kota Cimahi, pada Selasa, 24 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Jumpa pers ini dihadiri oleh seluruh awak media Kota Cimahi serta sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Drs. Ahmad Saepulloh, M.M., dan Kepala Dinas Satpol PP Kota Cimahi, Ruswanto.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya sinergitas antara media dan aparat keamanan, yang meliputi Polri, TNI, Satpol PP, serta Linmas, guna menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Media diharapkan berperan aktif menyampaikan informasi yang menyejukkan dan edukatif kepada masyarakat.
Kepala Dinas Satpol PP Kota Cimahi menyampaikan bahwa pengamanan perayaan Natal dilakukan secara maksimal. Tercatat sebanyak 11 gereja di Kota Cimahi mendapatkan pengamanan dari aparat gabungan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Cimahi menjelaskan bahwa momentum libur akhir tahun membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dari pemerintah, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas transportasi, serta kebutuhan pokok.
Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas wilayah selama libur Natal dan Tahun Baru melalui langkah antisipatif yang terkoordinasi lintas perangkat daerah bersama Forkopimda dan para pemangku kepentingan.
Sebagai daerah penyangga Bandung Raya, Kota Cimahi berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan dan pejalan kaki, khususnya di jalur utama dan kawasan perlintasan.
Untuk itu, Pemkot Cimahi melalui Dinas Perhubungan melaksanakan ramp check kendaraan angkutan umum dan barang pada 17 Desember 2025, guna memastikan kelayakan kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan pengemudi. Kegiatan tersebut melibatkan BNN Kota Cimahi, Dhanru Garnisun, dan Dinas Kesehatan, sebagai upaya pengawasan komprehensif dan pencegahan kecelakaan.
Selain itu, telah disiapkan rekayasa lalu lintas, pengawasan titik rawan kemacetan, serta penempatan petugas di lokasi strategis, khususnya di pusat keramaian, kawasan wisata, dan jalur utama.
Pemerintah Kota Cimahi juga menerapkan tilang elektronik (ETLE) di Jalan Gandawijaya, serta pemasangan APILL di titik-titik krusial untuk meningkatkan kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas.
Selama libur Natal dan Tahun Baru, Pemkot Cimahi memastikan layanan publik tetap berjalan melalui sistem piket dan kesiapsiagaan petugas, baik untuk layanan daring maupun luring. Implementasi Smart City memungkinkan masyarakat tetap mengakses layanan publik melalui aplikasi Polakami dan WhatsApp Mantap.
( Dian jp red)







