JM-FA’I Menang Telak dalam Debat Kandidat Empat Lawang

Jakarta– Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK), KPU Empat Lawang kembali menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU). Dalam tahapan tersebut, salah satu agenda krusial adalah debat kandidat yang berlangsung dinamis dan penuh substansi.

Rizki Agus Saputra, S.H., M.H., Direktur Eksekutif Rumah Merdeka Indonesia (RMI), menyoroti dominasi pasangan Dr. H. Joncik Muhammad dan Arifa’i (JM-FA’I) dalam debat tersebut. Menurutnya, JM-FA’I tampil menguasai panggung tanpa terpancing provokasi murahan dari pasangan lawan.

“Pasangan lawan seolah tidak mendengar paparan JM-FA’I tentang peran pemuda dalam membangun bangsa. Padahal, jelas disampaikan bahwa krisis pengetahuan sejarah akan membuat generasi muda kehilangan arah, karakter, dan jati diri. Pengetahuan sejarah, termasuk pahlawan lokal Empat Lawang, sangat penting agar generasi muda memiliki teladan dan kepercayaan diri,” tegas Rizki.

Rizki, yang juga mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Empat Lawang Universitas Sriwijaya (UNSRI), menggarisbawahi komitmen JM-FA’I dalam menciptakan keamanan di Empat Lawang.

“Enam bulan setelah dilantik, Dr. H. Joncik Muhammad berjanji siap mundur jika Empat Lawang belum aman dari perampokan dan pembegalan. Janji itu ia buktikan. Di era sebelumnya, keamanan seperti mimpi. Kini, masyarakat bebas beraktivitas tanpa ketakutan, ekonomi bergerak, dan konektivitas sosial menguat,” paparnya.

Ia mengungkapkan keprihatinannya atas masa lalu Empat Lawang yang kerap diwarnai aksi kriminal. “Dulu, kami pernah mendemo kantor bupati karena maraknya perampokan hingga korban kehilangan nyawa. Setiap hari, berita kriminal mencoreng nama Empat Lawang, membuat investor enggan masuk. Berkat kepemimpinan JM-FA’I, kini Empat Lawang mencapai (zero) pembegalan dan perampokan,” tegas Rizki.

Tak hanya di bidang keamanan, JM-FA’I juga mencatatkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan. Pasangan ini berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama lima tahun berturut-turut—sebuah pencapaian yang tidak mudah, terutama di tengah tantangan pandemi COVID-19.

“Di saat banyak daerah kesulitan menjaga transparansi, JM-FA’I membuktikan bahwa akuntabilitas bukanlah hal mustahil. Sementara pasangan lawan gagal meraih WTP dengan dalih peralihan aset dari Kabupaten Lahat, JM-FA’I justru menunjukkan keseriusan dalam pengelolaan keuangan,” kritik Rizki.

Menurut Rizki, debat tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pemikiran tidak bisa dibentuk dalam semalam. “JM-FA’I menunjukkan kedalaman wawasan yang lahir dari proses panjang dan bacaan luas. Sementara lawan hanya mengandalkan retorika kosong,” ujarnya.

Sebagai pengacara di Jakarta, sekaligus putra daerah yang berprestasi diluar, Rizki mengajak masyarakat Empat Lawang memilih dengan cerdas. “Mari kita datang ke TPS pada 19 April nanti dan berikan suara untuk pasangan nomor urut 2, JM-FA’I. Mereka bukan hanya pemimpin berintegritas, tetapi juga teladan bagi generasi muda dan wajah intelektual organik di tingkat nasional,” pungkasnya.

Dengan segudang prestasi dan komitmen yang terbukti, JM-FA’I semakin mempertegas diri sebagai pilihan terbaik untuk memimpin Empat Lawang ke depan.***

Yulizar