Pangalengan,JurnalPolisi.Co.Id Sebanyak 25 anggota keluarga besar Bapak Adang dan Ibu Imas menggelar kegiatan Tadabbur Alam dan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) di D’Sentra Perkemahan Alam, Pangalengan, Rabu malam, 2 Juli 2025. Acara bertajuk “Jika Malam Bicara Kepadamu” ini menjadi ajang refleksi, renungan, dan penguatan nilai kekeluargaan di tengah tantangan era digital, serta menjadi ruang spiritual untuk mengenalkan anak-anak pada alam dan keagamaan secara emosional.
Turut hadir dan memandu acara, Kepala Divisi Investigasi Jurnal Polisi Biro Kabupaten Bandung, Darmanto, bersama istri, Ny. Ratna Ningsih, yang juga merupakan anak keempat dari dua belas bersaudara. Dalam suasana yang hangat dan haru, keduanya memimpin renungan malam dengan membacakan ayat-ayat tadabbur dari QS. Al-Mulk: 3–4 dan QS. Al-Baqarah: 286, diselingi refleksi hidup yang mengajak peserta merenung tentang peran sebagai orang tua, anak, dan bagian dari keluarga besar.
Kegiatan diprakarsai oleh Mayasari sebagai Ketua Panitia, Suherman (Ketua Pelaksana), dan Muhamad Ismail sebagai Penanggung Jawab Acara. Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat rutin dilakukan sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menjadikan anak-anak lebih dekat dengan alam dan nilai-nilai spiritual. Acara juga menjadi ajang mengirim doa untuk dua anggota keluarga yang berhalangan hadir: A Jajang (anak pertama) dan Hidayat (anak kedelapan).
Puncak acara berlangsung khidmat saat lampu dipadamkan, peserta larut dalam doa-doa menyentuh hati yang menggambarkan pergulatan batin, rasa syukur, dan harapan untuk keluarga. Suasana syahdu semakin terasa saat anak-anak dipeluk dan ditenangkan sambil diingatkan bahwa Allah senantiasa mencintai mereka, bahkan ketika orang tua tidak selalu ada di sisi. Para peserta juga diajak menulis pesan untuk diri dan keluarga, yang menjadi bekal muhasabah di masa mendatang.
Kegiatan ini membuktikan bahwa di tengah dunia yang makin individualistik, kekuatan keluarga tetap bisa dirawat dengan cara yang sederhana namun bermakna. Jurnal Polisi mencatat kegiatan ini sebagai teladan nasional, bahwa jurnalis dan aparat pun bisa jadi pelopor dalam membangun harmoni keluarga. Semoga acara seperti ini bisa menjadi inspirasi dan terus tumbuh menjadi gerakan spiritual keluarga di seluruh penjuru negeri.
(Redaksi JP)













