Jembatan di Berinang Mayun Mengalami Penurunan, Kades Minta PT TTT Bertangungjawab.

Landak (jurnalpolisi.co.id),– Kepala desa Berinang Mayun, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak menyoroti kondisi jembatan di Dusun Pudo yang sudah mulai mengalami kerusakan, akibat kendaraan perusahaan yang membawa beban berat setiap hari melewati jalan tersebut.

Raju, Kepala Desa Berinang Mayun menjelaskan, sudah lima bulan masyarakat telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak perusahaan PT.Tebar Tandan Tenerah (TTT) selaku anak cabang PT Sampoerna Agro. Namun hingga kini belum ada respon oleh pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan. Padahal akses jembatan tersebut merupakan akses mobilisasi Perusahaan setiap harinya.

“Ini adalah Jembatan Dusun Pudo menuju Dusun Titi Tareng di bangun Tahun angaran 2021 yang bersumber dari Dana Desa( DD). Kita lihat kondisi jembatan sudah amblas/melorot karena kendaraan Dump truk perusahaan itu. Sudah lima bulan masyarakat laporkan ke pihak perusahaan untuk dipertanggung jawabkan, tapi sampai sekarang tidak ada tangapan,” kata Raju kepada jurnalpolisi.co.id, Selasa 7 November 2023.

Dirinya menerangkan, bahwa selaku Kepala Desa dengan sigap menanggapi laporan masyarakat tersebut, oleh karena itu sebelum ditanggapi oleh pihak perusahaan, ia akan menutup akses melalui jembatan tersebut untuk perusahaan.

Kepala Desa juga telah mencoba melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan pada tanggal 30 Oktober 2023 yang lalu, melalui komunikasi pesan singkat (WhatsApp) kepada perusahaan. Dengan hasil respon menjelaskan bahwa belum ada hasil pengecekan yang di sampaikan oleh staf kepada pihak manajemen kantor.

“Saya hanya meminta pihak perusahaan agar segera bertanggung jawab terhadap Jembatan itu, apalagi itu di bangun dengan Dana desa. Tolong kita sama-sama menjaga dan merawatnya, jangan hanya bisa merusak saja,” ujar Raju, Kades Berinang Mayun.

(Tim)