Jasad Perempuan Ditemukan Dalam Kardus Di Babakan Ciparay Bandung, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Bandung jurnalpolisi.co.id-

Warga di kawasan Jalan Terusan Suryani, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan yang ditemukan terbungkus di dalam kardus besar, Selasa (1/9/2026).

Jasad tersebut ditemukan di pinggir jalan, tepatnya di depan gerbang sebuah pabrik yang sudah tidak beroperasi, kawasan Jalan Soekarno-Hatta, RW 05. Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga setelah terlihat bagian tangan korban mencuat dari dalam kardus.

Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 10.30–11.00 WIB. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

KARDUS DIKIRA PAKET BESI

Sejumlah warga menyebut sebelum jasad ditemukan, seorang pria terlihat membawa dan menggelindingkan kardus berukuran besar dari sebuah mobil bak.

Pria tersebut diduga sempat meminta seseorang untuk membantu mengantarkan kardus yang disebut sebagai “paket besi”. Namun, ketika kardus hendak diangkat, muncul bau yang tidak biasa sehingga menimbulkan kecurigaan.

Saat warga meminta kardus tersebut diturunkan dan diperiksa, pria tersebut disebut menolak dan kemudian meninggalkan lokasi menggunakan mobil bak.

Kecurigaan warga semakin kuat setelah diketahui terdapat bagian tubuh manusia yang terlihat dari dalam kardus.

Salah seorang warga, Mukhtar, disebut melihat langsung aktivitas pria tersebut saat meletakkan kardus di lokasi.

POLISI LAKUKAN OLAH TKP

Mendapat laporan masyarakat, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penyelidikan dilakukan oleh jajaran Polsek Babakan Ciparay bersama Satreskrim Polrestabes Bandung dan Tim Inafis.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap lokasi, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi serta menelusuri rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap rangkaian kejadian dan identitas orang yang diduga membawa kardus tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan autopsi guna mengetahui penyebab serta waktu kematian korban.

DIDUGA TINGGAL BERSAMA PELAKU

Informasi sementara yang diperoleh dari warga menyebutkan bahwa korban dan seorang pria yang diduga sebagai pelaku kemungkinan tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan di kawasan Halte Selatan, belakang Kementerian Agama.

Warga juga menyebut korban sudah tidak terlihat beraktivitas atau keluar dari kamar selama kurang lebih tiga hari sebelum jasad ditemukan.

Dugaan sementara di lingkungan warga, korban kemungkinan telah meninggal beberapa hari sebelum jasadnya dibuang. Namun, informasi tersebut masih harus dibuktikan melalui hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan forensik.

TERDUGA PELAKU DIAMANKAN DI CIMAHI

Dalam perkembangan berikutnya, pria yang diduga berkaitan dengan pembuangan kardus tersebut dilaporkan berhasil ditemukan di kawasan Jalan Cipageran, Kota Cimahi.

Meski demikian, status hukum maupun keterlibatan pria tersebut dalam kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi dari kepolisian.

Pihak kepolisian juga masih perlu memastikan identitas korban, hubungan antara korban dengan pria tersebut, lokasi sebenarnya korban meninggal, serta motif dan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban ditemukan dalam kondisi demikian.

POLISI TELUSURI RANGKAIAN KEJADIAN

Secara garis besar, kronologi sementara berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga adalah sebagai berikut:

1. Seorang pria diduga membawa kardus berukuran besar menggunakan mobil bak dan menyebutnya sebagai “paket besi”.

2. Pria tersebut meminta bantuan seseorang untuk mengantarkan kardus. Namun, ketika kardus hendak diangkat, muncul bau yang mencurigakan.

3. Karena menimbulkan kecurigaan, warga meminta kardus tersebut diturunkan dan diperiksa. Pria tersebut kemudian meninggalkan lokasi menggunakan mobil bak.

4. Warga selanjutnya menemukan bagian tangan manusia mencuat dari kardus dan melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.

5. Polisi mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV.

6. Jenazah perempuan tersebut kemudian dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk pemeriksaan forensik dan autopsi.

7. Dalam perkembangan penyelidikan, seorang pria yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut dilaporkan ditemukan di kawasan Jalan Cipageran, Cimahi, dan selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara terang perkara tersebut, termasuk memastikan identitas korban, penyebab kematian, lokasi korban meninggal dunia, motif, serta pihak yang bertanggung jawab.

Media Jurnal Polisi mengingatkan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan pelaku dan motif dalam pemberitaan ini masih merupakan informasi awal berdasarkan keterangan warga serta perkembangan penyelidikan. Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai terdapat penetapan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

Media Jurnal Polisi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi berdasarkan keterangan resmi pihak kepolisian.

(Tegar  jp red)