KUPANG Jurnal Polisi.co.id-
Jajaran Polda Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta arahan Kapolri dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menegaskan bahwa Polri terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.
“Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi bentuk nyata sinergitas Polri bersama pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Panen raya nasional dipusatkan di Tuban bersama Presiden Republik Indonesia dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran kepolisian daerah di Indonesia, termasuk Polda NTT dan seluruh Polres jajaran.
Sementara di wilayah NTT, kegiatan panen raya dipusatkan di Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, dengan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi NTT, pemerintah daerah, TNI, serta kelompok tani.
Meski hujan mengguyur lokasi kegiatan, panen raya tetap berlangsung dengan penuh semangat. Personel Polri bersama masyarakat dan petani terlihat tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Berdasarkan laporan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda NTT yang dipimpin Kombes Pol. FX Irwan Arianto dan Kombes Pol. Juli Agung Pramono, jajaran Polres di NTT berhasil mengusulkan potensi lahan pertanian mencapai 15.360 hektare.
Pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, luas lahan yang dipanen mencapai 18,91 hektare dengan estimasi produksi sekitar 45,5 ton jagung pipilan kering.
Kontribusi hasil panen terbesar berasal dari Ende sebanyak 11 ton, disusul Sikka 6,5 ton, dan Sumba Barat Daya sebanyak 4 ton.
Untuk mendukung stabilitas harga dan penyerapan hasil panen petani, Polda NTT juga memperkuat kolaborasi dengan Perum BULOG Divre NTT melalui optimalisasi gudang penyimpanan dan fasilitas pengeringan hasil panen.
Semangat “Polda NTT Penuh Kasih” turut diwujudkan melalui keterlibatan aktif personel Bhabinkamtibmas yang mendampingi para petani mulai dari proses penanaman hingga hilirisasi hasil pertanian.
Jurnalis : Dhika Ahmad M







