Dua Warga Binaan Lapas Kelas IIA Garut Ikrar Setia NKRI, Kembali Kepangkuan NKRI.

Garut,Jurnalpolisi.co.id- Kembali ke pangkuan NKRI Dua Warga Binaan Lapas Kelas IIA Garut laksanakan upacara Ikrar Setia Kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), Selasa 07/01/25.

Pelaksanaan upacara Ikrar Setia NKRI warga binaan bertempat di aula Lapas Garut tepatnya pada pukul 09:00 wib s/d selesai,Di hadiri langsung Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Babar , Kepala Balai Pemasyarakatan Garut, BNPT, Kapolsek Banyuresmi, Perwakilan Densus 88 Garut, Perwakilan Kepala Kementrian Agama KUA, dan Pejabat struktural Lapas Garut

Acara yang di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama dan dilanjutkan dengan doa kemudian pembacaan narapidana Ikrar dan janji setia kembali kepada NKRI.

Di depan semuanya dua narapidana tindak pidana terorisme melakukan simbolis dengan penghormatan dan penciuman bendera merah putih yang di lanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan ikrar setia Kepada NKRI di hadapan para saksi dan juga seluruh peserta upacara yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan ikrar di atas materai.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut Rusdedy sampaikan, Alhmdulillah pada hari ini dua Warga Binaan tindak pidana terorisme di lapas Garut melaksanakan Ikrar Setia kembali NKRI.
” Kedua narapidana ini tidak ada paksaan dari pihak manapun,itu semua murni ikhlas muncul dari hati nurani masing-masing . Pelaksanaan ini sekaligus membuktikan bahwa pembinaan mental di Lapas Garut berjalan dengan baik sehingga mampu membawa keduanya kembali mengakui Pancasila sebagai ideologi Negara,” ucapnya.

Lanjut Rusdedy, Pelaksanaan pada hari ini di harapkan dapat menjadi contoh bagi narapidana lainya dalam meneguhkan komitmen tuk meninggalkan ideologi radikal dan juga berkontribusi positif bagi masyarakat,”sambungnya.

Masih dilokasi acara kedua warga binaan itu menyatakan, ” kami atas nama pribadi ucapkan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI dengan setulus hati dan kami menyatakan ini semua tidak ada tekanan maupun paksaan dari siapapun.

Harapan kami berdua ,” mudah- mudahan kami bisa menjadi yang terbaik serta nanti bisa dapat berkontribusi kepada Bangsa dan Negara Indonesia. kenapa Kami Ingin kembali ke NKRI ?. Setelah tau bahwa kebenaran serta pembinaan dari densus 88 ,Lapas Garut ,dan juga BNPT sehingga dapat menjadikan kami lebih baik dan tentunya kami juga mengharapkan, bila mana nanti kami bebas dari Lapas Garut kami dapat kembali kemasyarakatan dan diterima oleh semua masyarakat,” tutupnya.

( Ajo )

News Feed