Bulungan Jurnal Polisi co.id.-Bupati Bulungan, Syarwani bersama dengan forkopimda Bulungan melakukan kunjungan ke Pasar Induk Tanjung Selor untuk memantau harga barang-barang kebutuhan pokok,Kamis 4-4-2024.Pagi.
“Hasilnya, ketersediaan stok dan harga relatif stabil di Pasar Induk Tanjung Selor. Tidak ada penimbunan barang dan aktivitas yang dapat menyebabkan kelangkaan.
“Namun, ada beberapa jenis komoditas yang berpotensi mengalami lonjakan harga. Bawang merah, sebagai salah satu komoditas tersebut, bergantung pada pasokan dari luar daerah karena produksi bawang merah dan bawang putih lokal masih terbatas.
“Dalam proses pendistribusian, infrastruktur menjadi faktor penting untuk memperlancar proses distribusi,” kata Syarwani.
“Dalam menghadapi perayaan Idul Fitri, Pemda Bulungan tetap optimis dapat memenuhi semua kebutuhan sembako masyarakat dengan harga yang masih relatif stabil. Syarwani mengimbau kepada seluruh pedagang di Pasar Induk untuk menjaga kondusifitas dan keamanan.
“Meski Bulungan mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,31 persen, Kepala BPS Bulungan, Yuda Agus Irianto menilai bahwa kondisi tersebut belum membahayakan. Namun, pasokan dan permintaan pasar harus diwaspadai agar inflasi di Bulungan tidak semakin naik.
“Untuk meminimalisir kenaikan harga pada momen-momen tertentu, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satunya adalah dengan memperbanyak produksi komoditas lokal. Dengan demikian, pasokan tidak hanya tergantung pada pasokan dari luar daerah, sehingga dapat menekan harga dan menjaga ketersediaan stok.
“Selain itu, dibutuhkan pula program peningkatan infrastruktur yang bertujuan untuk memperlancar jalur distribusi. Infrastruktur yang baik dan memadai dapat mengurangi biaya transportasi dan mempercepat waktu perginya barang ke lokasi pasar. Pemerintah juga dapat melibatkan petugas pengawas pasar untuk memperketat pengawasan terhadap pedagang agar tak melakukan aktivitas penimbunan barang. Tidak hanya itu, Indonesia juga dapat memperbanyak stok barang dengan bekerja sama dengan negara penyuplai.
“Masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menekan kenaikan harga dengan cara mempraktikkan konsumsi yang efisien serta menghindari pembelian dalam jumlah yang berlebihan.
BLI MADE













