Alimudin: Kampung Sembakungan Terancam Krisis Air Bersih, Kakam Minta Tambahan Pompa Penyedot Air pada PT.Berau Coal

Berau , Jurnal Polisi.co.id – Kampung sembakungan adalah kampung yang berada di lingkar Tambang, atau masuk wilayah Ring satu Perusahaan.

Alimudin, mengatakan bahwa saat ini apa yang dihadapi kampungnya adalah masalah persoalan kebutuhan air bersih yang semakin hari menjadi polemik di warga, Kamis,20/07/2023, kab.Berau, Kaltim.

Sampai saat ini, kampung sembakungan Memang masih di bantu oleh PT. Berau Coal terkait pengelolaan air bersih dengan kapasitas terbatas, tempat penampungan air, untuk proses pengelolaannya, tidak terlalu besar.

Hasil wawancara tim derap kalimantan pada Alimudin, kakam sembakungan menjelaskan bahwa penduduk kampung sembakungan pertambahan penduduknya cukup sangat siqnifikan, utuk saat ini saja telah mencapai seribu kk lebih.

Sehingga sangat dibutuhkan pernambahan alat pompa penyedot, menurut keterangan kakam sembakungan, dikatakannya untuk pengisian air saja dibutuhkan 8 jam, agar dapat memenuhi bak penampungan air, kemudian hanya dalam waktu 2 jam air yang ditampung habis, dipakai masyarakat, jadi saat ini kampung sembakungan selalu kekurangan air bersih untuk di konsumsi masyarakat.

Lebih lanjut, kakam sembakungan mengatakan bahwa kebutuhan pokok yang saat ini dibutuhkan masyarakat adalah masalah air bersih.

Diberitahukan, bahwa ibu ibu rumah tangga sudah datang kekantor desa mengeluh dan Demo pada kakam, mempertanyakan, terkait masalah kebutuhan air yang dialami semakin hari tidak cukup, untuk dipakai.

Adanya keterlambatan perbaikan pompa penyedot yang menjadikan kampung sembakungan terancam kekurangan pasokan air bersih.

Apalagi akhir akhir iini permasalahan yang saat ini dihadapi, seringnya mesin pompa mengalami kerusakan, bahkan untuk perbaikan saja, harus menunggu lagi, ujar kakam.

Sebagai Kepala Kampung, yang tahu keadaan dan kebutuhan masyarakat, setelah meninjau keberadaan pompa sedot air yang saat ini masih digunakan, yang dianggap sudah tidak mampu lagi untuk menangani kebutuhan masyarakat kampung sembakungan.

Menurut Kakam, bahwa sudah seharusnya Perumda Batiwakkal Beraul yang dipimpin Saiful Rahman direktu PDAM Berau, mengambil Alih terkait pelayanan air bersih, tinggal menurutnya bagaimana teknis pengaturannya dengan PT.Berau Coal saja, yang selama ini memberikan bantuan CSR nya pada Masyarakat Kampung Sembakungan.

Alimudin, kakam sembakungan berpandangan untuk jangka panjang kebutuhan Air Bersih sebaiknya Perunda Batiwakkal Berau yang ambil alih terkait kebutuhan Air Bersih di masyarakat kami, ujar kakam pada media.

“Harapannya , persoalan Air Bersih dapat diatasi segera, dengan segala kerusakan yang ada pun dapat segera diperbaiki oleh PT.Berau Coal.
Kedepan untuk keberlangsungan Pengelolaan Air bersih yang ada dikampung sembakungan dapat diambil alih oleh Perumda Batiwakkal Berau, agar persoalan Air bersih dapat diatasi,” tandasnya pada awak media.

Marihot M.S