Jurnalpolisi.co.id
Majalengka – Musyawarah Cabang Luar Biasa atau Muscablub yang diadakan oleh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Majalengka telah digelar dan berjalan lancar.
Plt Kabid Komunikasi Diskominfo Kabupaten Majalengka, Ucu Supriyatna, menilai bahwa Muscablub ini merupakan hal yang mutlak dan lazim dilakukan oleh setiap organisasi, bahkan dinilai sangat positif.
Menurutnya, bahwa kegiatan Muscablub ini berjalan sesuai dengan prosedur organisasi yang berlaku dalam setiap perubahan kepengurusan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan gairah dan semangat baru untuk memperbaiki organisasi dalam mencapai tujuan,” ungkap Ucu Supriyatna, Ahad (07/07/2024).
Ucu juga mendorong dan mendukung eksistensi masing-masing anggota media agar diakui oleh masyarakat. Menurutnya, kapasitas organisasi profesi ini akan dilihat oleh masyarakat, terutama karena media merupakan mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang baik dan membangun.
“Harapan ke depannya, organisasi sekaligus insan media ini bisa terus menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Ucu berharap agar organisasi ini mampu memunculkan inovasi-inovasi yang selama ini belum tergali dari masyarakat. Ia juga berharap agar pengurus AWI yang baru mampu mencetak wartawan-wartawan yang profesional.
Terkait dengan kesejahteraan anggota, Ucu menegaskan bahwa ini merupakan tugas semua organisasi profesi. Namun, hal terpenting adalah kepengurusan baru harus segera menginventarisir anggotanya agar tidak ada yang mengaku-ngaku sebagai anggota AWI, padahal tidak terdaftar.
Sementara itu, hasil dari Muscablub yang digelar di Saung Eurih, Kelurahan Cicurug, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, terpilih secara aklamasi Abdullah untuk menjabat sebagai Ketua DPC AWI Kabupaten Majalengka, menggantikan Ato Hendarto.
Usai menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub), pengurus DPC AWI Kabupaten Majalengka melakukan ziarah kubur ke makam Pangeran Muhammad, salah satu tokoh historis penting di Majalengka.
Kegiatan ziarah tersebut berlangsung di komplek pemakaman yang terletak di Saung Eurih, tidak jauh dari lokasi pelaksanaan Muscablub DPC AWI Kabupaten Majalengka.
Kegiatan ziarah kubur ini memiliki tujuan yang mendalam. Para pengurus DPC AWI Kabupaten Majalengka ingin menghormati jasa dan perjuangan Pangeran Muhammad yang telah berkontribusi besar bagi masyarakat Majalengka.
Selain itu, ziarah ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan warisan budaya lokal, serta upaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan anggota organisasi.
Ketua DPC AWI Kabupaten Majalengka, Abdullah, menyampaikan bahwa ziarah kubur ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga momen refleksi dan pengingat bagi para wartawan tentang pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Ziarah kubur ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga momen refleksi dan pengingat bagi para wartawan tentang pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Abdullah.
Ia berharap, semangat perjuangan Pangeran Muhammad dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota dalam mengemban amanah sebagai jurnalis yang beretika dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan ziarah kubur diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol penghormatan. Di samping itu, pihaknya berharap melalui kegiatan ini dapat memperkuat ikatan kebersamaan serta komitmen di antara anggota dalam memajukan organisasi profesi yang dinaunginya, yaitu DPC AWI Kabupaten Majalengka.
***
A. Hudri







