Dari Trauma Healing hingga Evakuasi Inventaris, Brimob Terus Hadir Dampingi Warga Pascagempa

Jurnal polisi – Manggarai, NTT – Korps Brimob Polri terus hadir mendampingi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Selain memberikan penguatan mental dan spiritual kepada warga, personel Satgas SAR Korbrimob Polri turut membantu menyelamatkan inventaris sekolah yang masih dapat digunakan.

Pada Senin (24/8/2026) pukul 13.44 WITA, Dansatgas SAR Korbrimob Polri Kombes Pol. Hasripuddin melaksanakan salat Zuhur berjamaah bersama masyarakat terdampak gempa di Mushola MAN 1 Manggarai.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan trauma healing melalui pembinaan rohani dan mental berupa tausiah. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan moril sekaligus membangkitkan semangat masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

Kebersamaan personel Korbrimob dan warga kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Suasana sederhana tersebut menjadi sarana mempererat kedekatan serta menghadirkan rasa aman dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, personel Satgas SAR Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang ditempatkan di sektor Lamba Leda Utara bergerak menuju sekolah terdampak gempa.

Tim yang dipimpin Ipda Alfonsus Anselmus S. melaksanakan evakuasi barang inventaris yang masih dapat digunakan di SMP Abdurrahman Wahid, Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Evakuasi dilakukan untuk menyelamatkan sejumlah barang yang masih layak digunakan dari bangunan yang terdampak kerusakan akibat gempa. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan sarana pendidikan sekaligus mendukung pemulihan kegiatan belajar mengajar setelah kondisi memungkinkan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Korps Brimob Polri terus menunjukkan kehadirannya dalam setiap tahapan penanganan bencana. Tidak hanya melalui pencarian dan penyelamatan, tetapi juga dengan mendampingi masyarakat, memberikan trauma healing, serta membantu pemulihan fasilitas umum dan sarana pendidikan.

(Mendra)

Tinggalkan Balasan