ARJASARI, JURNALPOLISI.CO.ID – Di balik setiap langkah pengabdian seorang aparat penegak hukum yang humanis, selalu ada peran besar pendamping hidup yang senantiasa menaburkan ketulusan dan kepedulian sosial. Hal tersebut tercermin nyata melalui kiprah Ny. Neng Asep Dedi selaku Ketua Bhayangkari Ranting Pameungpeuk Cabang Kota Bandung, bersama seluruh jajaran pengurus yang dengan penuh kebanggaan dan keikhlasan terus mendampingi serta menguatkan gerakan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Tepat pada hari Sabtu 08 Agustus 2026, semangat kebersamaan dan uluran tangan kembali dihadirkan oleh organisasi para pendamping insan Bhayangkara ini. Kehadiran Bhayangkari Ranting Pameungpeuk di tengah-tengah warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kp. Cimentrik RT 03/07, Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, menjadi pendar harapan baru bagi para korban yang sedang berjuang memulihkan keadaan.
Sebagai bagian integral dari keluarga besar Kepolisian Sektor Pameungpeuk di bawah komando Kompol Asep Dedi, S.H., M.M., jajaran Bhayangkari Ranting Pameungpeuk tidak hanya hadir sebagai simbol pendampingan organisasi, tetapi turun langsung membawa kehangatan moral, moril, serta dukungan penuh bagi keluarga yang terdampak. Aksi solidaritas ini menyasar 5 Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah, memastikan bahwa duka yang mereka rasakan adalah duka yang dirasakan bersama.
Ketulusan yang dipancarkan oleh Ny. Neng Asep Dedi beserta pengurus Bhayangkari Ranting Pameungpeuk menegaskan bahwa peran seorang perempuan di institusi Kepolisian memiliki dimensi sosial yang sangat luas. Sentuhan keibuan dan kepekaan nurani yang ditunjukkan menjadi pelengkap sempurna dari program-program sosial kepolisian, seperti program unggulan “Kencleng Selasa dan Jumat” serta inisiatif “5 Langkah Terbaik” Polresta Bandung yang digagas oleh Kapolresta Bandung, Kombes. Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.
Melalui momentum kepedulian pada tanggal 8 Agustus 2026 ini, Bhayangkari Ranting Pameungpeuk membuktikan bahwa eksistensi organisasi tidak hanya berfokus pada internal institusi, melainkan konsisten menjadi garda terdepan dalam menebar inspirasi kebaikan, merajut kebersamaan, dan mengusap air mata masyarakat yang membutuhkan. Senyum dan ketabahan yang kembali terpancar dari wajah para korban kebakaran di Desa Baros menjadi saksi bisu atas ketulusan hati para pengurus Bhayangkari.
Diharapkan, sinergi yang harmonis antara jajaran Polsek Pameungpeuk dan Bhayangkari Ranting Pameungpeuk ini dapat terus memantik semangat gotong royong yang lebih luas di tengah masyarakat Kabupaten Bandung, sekaligus memperkokoh kemanunggalan antara Polri beserta keluarga besar dan warga tercinta.
(RATNA NINGSIH – SEKERTARIS INVESTIGASI NASIONAL JP)







