Sumenep, Jurnalpolisi.co.id — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep menggelar pelatihan kerajinan kawat bulu sebagai upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan, khususnya dalam mendukung perekonomian keluarga.
Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Widayati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendorong perempuan agar tetap produktif dan memiliki keterampilan yang dapat bernilai ekonomi. Kerajinan kawat bulu dipilih karena bahan yang mudah diperoleh dengan harga terjangkau serta proses pembuatannya relatif sederhana, meskipun membutuhkan ketelatenan dan kreativitas.
Menurutnya, hasil kerajinan dari kawat bulu tidak hanya sebatas hiasan sederhana, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai jual, seperti gantungan kunci, aksesoris, bunga hias, dan aneka kerajinan kreatif lainnya.
“Harapannya, peserta tidak hanya mempraktikkan keterampilan ini di rumah, tetapi juga dapat menularkan ilmunya kepada anggota lainnya serta terus berinovasi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi,” ujar Diah, Selasa (5/5/2026).
Sementara itu, salah satu peserta asal Kecamatan Gapura, Ika Wulandari, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui pelatihan tersebut. Ia berkomitmen membagikan keterampilan yang diperolehnya kepada anggota di wilayahnya.
“Semoga pelatihan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu cara untuk membantu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” katanya.
Melalui pelatihan ini, DWP Kabupaten Sumenep berharap keterampilan sederhana yang dimiliki para peserta dapat berkembang menjadi peluang usaha kreatif yang berkelanjutan serta mampu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan.
(Drs sudarsono jp)







