Bencana Longsor – Kp. Sukatani, RT 03 RW 05, Cililin Kabupaten Bandung Barat

Jurnalpolisi.co.id kabupaten Bandung Barat-Pada siang hari, Jumat 14 November 2025, tim liputan melakukan peliputan bencana longsor yang terjadi di Kampung Sukatani RT 03 RW 05, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Longsor terjadi di area Jembatan Sungai Jalan Raya Cililin, tidak jauh dari RSUD Cililin, gedung sekolah, serta kawasan pesantren.

Menurut keterangan Wawan, Ketua RW Sukatani, pergerakan tanah dan longsor ini sudah berlangsung sekitar dua minggu. Longsor menyebabkan setengah bahu jalan amblas ke arah sungai, merusak badan jalan serta lapisan aspal.

Wawan bersama Hj. Gungun, pemilik sekolah pesantren di wilayah tersebut, telah melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Sukatani, H. Tedi. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak Kecamatan Cililin.

Pihak kecamatan merespons cepat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, termasuk Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Camat Cililin, Opa Mustopa, S.H., K.P., juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menghubungi dinas terkait, antara lain BPBD, Dishub, dan PUPR.

Pada Jumat, 14 November 2025, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, bersama jajaran pejabat pemerintah daerah, meninjau langsung lokasi bencana di Jalan Raya Cililin, Kampung Sukatani.

Dalam jumpa pers di lokasi, Bupati Jeje menjelaskan bahwa penyebab longsor diduga berasal dari kondisi jembatan yang sudah tua, volume air sungai yang meningkat, serta banyaknya sampah yang menyumbat aliran sungai dan gorong-gorong.

Bupati Bandung Barat menyampaikan bahwa dalam satu minggu ke depan, pemerintah daerah akan mulai pekerjaan perbaikan jembatan dan badan jalan. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk proses perbaikan tersebut.

Selama pengerjaan proyek, sistem buka–tutup jalan akan diberlakukan agar aktivitas masyarakat dan lalu lintas tidak terganggu secara signifikan.

Bupati juga menghimbau seluruh warga untuk lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan, mengingat tumpukan sampah menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran sungai sehingga memperparah longsor.

Ketika ditanya awak media mengenai potensi bencana di tahun ini, Bupati Jeje menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh kepala desa, camat, serta BPBD untuk siaga di berbagai titik rawan bencana. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga siap memberikan dukungan bantuan apabila terjadi keadaan darurat.

( Dian jp red)