
Landak (jurnalpolisi.co.id),- Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) Sudibjo membayangkan pembangunan Pabrik Crude Palm Oil (CPO) milik PT ISS diduga kuat sarat akan pelanggaran.
“Saat investasi kami menemukan kalau pabrik CPO milik PT. ISS yang sudah beroperasi, media pendukung belum rampung, seperti kolam limbah yang hanya ada 6 kolam, sehingga limbah mencemari udara, yang mengakibatkan bau busuk tercium sampai radius cukup jauh”, Kata Sudibjo saat di konfirmasi, Jumat 9 Juni 2023.
Adapun dugaan pelanggan lain, lanjut Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) Sudibjo, Koperasi Binua Garu Sejahtera sebagai suplayer buah disinyalir belum semua berproduksi ditambah koperasi tersebut berada di Ngabang, dimana jarak pabrik dengan sublayer jauh yang mengakibatkan koperasi dekat pabrik merasa dirugikan.
“Diduga hanya sebagai lending projek berdirinya pabrik. Belum lagi sumber buah yang masuk di PT ISS, sebagian besar di duga dari berbagai sumber yang di claim sepihak milik koperasi tertentu, padahal sebagian besar buah tersebut bersumber dari exs PT Malindo Persada Katulistiwa, ari exs PT Surya Jaya Selaras dan PT Maeskha Bumi Semesta”, ungkapnya.
“Artinya ada dugaan PT ISS, membeli buah dengan dokumen manipulasi sehingga banyak hal yang di langgar seperti pengemplangan pajak, dan mal administrasi lainnya dan tentu hal tersebut merugikan”, tegas Sudubjo.
Selaku Team LPK- RI, Kabupaten Landak, Sudibjo, meminta semua pihak menjalankan pengawasan yang terukur dan sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan ada dugaan kedekatan korelasi bisa menjadi dasar melakukan pelangaran.
Di tempat terpisah, Melky Aguino, tokoh pemuda mempawah hulu membenarkan keluhan terkait bau busuk limbah yang menyengat dilokasi pabrik perusahaan Milik PT ISS.
“Ya kami mencium aroma tidak sedap dari limbah pabrik milik PT ISS, kami berharap kedepan perusahaan dapat mengatasi bau ini, kasihan masyarakat yang ingin makan, karena mencium bau, mereka mengurungkan niat” Kata Melky.
Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Landak, Julian edo Natalaga, menyayangkan Management PT ISS, Sejak beroperasi sampai hari ini, bulan ke 7 , belum menyampaikan laporan berkala terkait kegiatan Pabrik PT. ISS.
Adapun saat dikonfirmasi perihal Analisa Dampak lingkungan, Dinas lingkungan kabupaten Landak, melalui Dodon, mengatakan, Studi kelayakan amdal PT ISS Belum terbit.
(Sukamto)







