JURNAL POLISI – JAKARTA — Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menghadiri upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara (Garbha) Satgas Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA yang dipersiapkan untuk menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah atau Central African Republic.
Upacara pelepasan digelar di Gedung Rupattama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026). Upacara dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol. Untung Widyatmoko mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan tersebut menjadi momentum resmi pemberangkatan personel Polri yang akan mengemban tugas dalam misi internasional di bawah mandat PBB.
Kontingen Garbha Satgas FPU 8 MINUSCA di bawah pimpinan Dansatgas FPU 8 MINUSCA Kombes Pol. Alex Frestian Lumban Tobing, terdiri dari 140 personel, dengan rincian 114 Polisi Laki-laki (Polki) dan 26 Polisi Wanita (Polwan). Dari jumlah tersebut, 61 personel merupakan personel Korps Brimob Polri yang turut mengabdikan diri dalam misi perdamaian dunia bersama kontingen Polri.
Keterlibatan 61 personel Korps Brimob tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Korps Brimob Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian internasional. Para personel membawa bekal kemampuan operasional, disiplin, ketangguhan, serta semangat pengabdian untuk menjalankan tugas secara profesional sekaligus merepresentasikan Polri dan Indonesia di tengah masyarakat internasional.
Seluruh personel kontingen telah menjalani rangkaian seleksi, pembekalan, dan pelatihan prapenugasan secara bertahap sebagai bagian dari kesiapan menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di wilayah Republik Afrika Tengah.

Kontingen tersebut akan diberangkatkan menuju Republik Afrika Tengah pada 10 Oktober 2026. Selama menjalankan penugasan, para personel akan membawa nama Indonesia dan Polri dalam misi pemeliharaan perdamaian internasional.
Dalam amanatnya, Kadivhubinter menyebut bahwa keikutsertaan personel Korps Bhayangkara merupakan amanat konstitusi UUD 1945 sekaligus komitmen nyata Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.
Beliau menyebut, sejak 1989, Polri telah menugaskan sebanyak 3.704 personel peacekeeper di berbagai belahan dunia.
“Kontingen Garuda Bhayangkara yang saya banggakan, ingatlah selalu bahwa setiap langkah, sikap, dan tindakan kalian merupakan cerminan Indonesia. Kalian adalah duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia dan Polri di daerah penugasan,” ucap Irjen Pol. Untung membacakan amanat Kapolri.
“Oleh karena itu, jaga kehormatan bangsa dan institusi Polri dengan senantiasa menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, dan integritas, serta hindari setiap bentuk pelanggaran,” tegasnya.
Kehadiran Wadankorbrimob Polri dalam upacara tersebut menjadi bentuk dukungan Korps Brimob Polri terhadap personel yang mendapat amanah dalam penugasan internasional. Bagi Korps Brimob, keberangkatan 61 personel dalam kontingen ini menjadi bagian dari pengabdian yang tidak hanya membawa nama institusi, tetapi juga membawa semangat Bhayangkara dan nama Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
(Mendra)







