Pamekasan, Jurnalpolisi.co.id. Aliansi Cipayung Pamekasan gelar aksi demonstrasi dari munomin arek Lancor menuju Kantor DPRD Pamekasan hari Senin ,2/9/2025,sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil membawa spanduk dan bendera Organisasinya,
Dalam beberapa waktu terakhir, bangsa kita diguncang oleh gelombang keresahan rakyat. Mahalnya biaya hidup, ketidakpastian kerja, hingga kebijakan negara yang kerap tidak berpihak pada kepentingan rakyat kecil telah menimbulkan gejolak di berbagai daerah.
Demonstrasi yang merebak hari-hari ini bukanlah lahir dari kehendak segelintir orang, melainkan ekspresi kekecewaan kolektif terhadap arah kebijakan yang semakin jauh dari cita-cita keadilan sosial.
Perjuangan mahasiswa adalah suara nurani rakyat yang tidak boleh diredam oleh kepentingan sesaat. Di tengah kondisi bangsa yang kian sarat dengan krisis kepercayaan, ketidakadilan, serta kebijakan yang membebani rakyat, maka kami aktivis Aliansi Mahasiswa Pamekasan menegaskan sikap untuk tetap berdiri di barisan depan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa yang berakar pada perjuangan rakyat, Aliansi Mahasiswa Pamekasan memandang bahwa sikap kritis dan konsisten perlu ditunjukkan agar pemerintah dan seluruh penyelenggara negara tidak abai terhadap jeritan rakyat.
Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai kaum intelektual. Maka pada aksi ini, kami Aliansi Mahasiswa Pamekasan sepakat untuk menyampaikan aspirasi kami yaitu:
1. DPRD Pamekasan menyampaikan rekomendasi terhadap pemerintah pusat agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
2. DPRD Pamekasan harus menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar tidak menaikkan tunjangan DPR RI dengan kondisi ekonomi negara yang sedang tidak baik.
3. DPRD Pamekasan harus menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar proses hukum kepada oknum yang melakukan tindakan represif kepada pejuang demokrasi yang mengakibatkan driver ojol gugur di medan perjuangan dilakukan secara adil dan transparan.
( ST Laila , X )







