Tanjung Selor Jurnal Polisi co.id.Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha Release Akhir Tahun 2023 Bersama Kabag Ops Kompol Kiemas Errie,Kasat Narkoba AKP Hasan Setyabudi,Ps Wakasat Reskrim Ipda Ari Siswoyo,Kasi Provam Iptu Jumono dan ’Ps Kasi Humas Bripka Hadi di Aula Rupatama Endra Dharmalaksana,Sabtu 30-12-2023.Pagi.
“Agus Paparkan Release Akhir Tahun 2023,”Yang ditangani oleh Polresta Bulungan. Ada beberapa kasus menonjol yang sempat menyita perhatian Publik,”Salah satunya kasus pembunuhan di Panti Jompo Yang diduga Pelaku Mengidap Penyakit Nekropilia
“Agus Nugraha juga menyampaikan,” sepanjang tahun 2023, tercatat ada 50 kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Jajaran Satreskoba Polresta Bulungan.
“Dari 50 kasus itu, sebanyak 40 kasus sudah selesai atau sudah tahap P21, sedangkan 10 kasus lainnya masih dalam proses penyidikan,” ujarnya di sela-sela konferensi perss tersebut.
“Adapun dari total kasus Narkoba ini, Agus menyebutkan bahwa barang bukti sabu-sabu yang berhasil diamankan seberat 16 kilo,”149,66 gram serta 3.400 butir pil ekstasi.
“Agus juga menyebutkan jika dibandingkan dengan kondisi kasus yang ditangani di tahun 2022, tercatat terjadi penurunan jumlah kasus di 2023 ini, yang mana pada tahun 2022 itu tercatat sebanyak 72 kasus Narkoba yang berhasil diungkap.
“Namun,”untuk jumlah total barang bukti sabu-sabu yang berhasil diamankan pada tahun 2022 itu jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun 2023, yakni hanya sebanyak 4.641,67 Gram.
“Kemudian Agus menyebutkan,” Kasus pembunuhan yang ditangani Satreskrim ada 2 kasus. Pertama penganiayaan yang berujung kematian pada 19 Mei 2023 lalu, pelakunya adalah Eko alias Koko 36 tahun dengan korban yang merupakan wanita lanjut usia ,”LansiaKorban atas nama UM Seorang Nenek usia 88 tahun salah satu penghuni UPT Panti Sosial Tresna Werda Marga Rahayu.
“Dan Kasus menonjol kedua”, adanya seorang pria yang membakar rumah seorang warga di Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur pada 25 Juli 2023. Di mana penghuninya berinisial JM meninggal dunia setelah dianiaya dan dibakar bersama rumahnya oleh HR Paranormal usia 72 tahun.”Aksi ini sebabkan lantaran HR memiliki hutang berupa uang kepada korban.
“Kemudian Tak hanya itu, Kapolresta Bulungan juga memaparkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam kurun waktu 3 bulan di tahun 2023. Total ada 24 kasus dengan luasan lahan terbakar 116,5 hektare.Kejadian ini menjadi perhatian karena menyebabkan kerugian, kerusakan lahan dan juga polusi udara.
“Lalu Bulan Agustus 2023 ada 15 kasus dengan luasan lahan terbakar 87,5 hektare dengan rincian di Desa Wonomulyo ada 40 hektare, Poros Bulungan Berau ada 20 hektare, Desa Tanjung Agung ada 10 hektare dan Desa Ruhui Rahayu ada 4 hektare,” ucapnya.
“Dan pada September 2023 ada 8 kasus dengan luasan lahan yang terbakar 14 hektare, dengan rincian Desa Pimping seluas 6 hektare dan Binai ada 2 hektare.,”Pada Oktober 2023 ada 1 kasus yang sama dengan luasan 15 hektare di Desa Mangkupadi,”Dalam kasus karhutla ini, kami juga melakukan penindakan terhadap pelaku pembakaran,”tersangka atas nama NR usia 83 tahun,” paparnya.
“Sementara pada bidang Satlantas, terkait laka lantas dan pelanggaran berkendara juga dipaparkan. Agus menjelaskan, terjadi penurunan kasus di tahun 2023 ini,”Setidaknya ada 40 kasus laka lantas, dengan rincian meninggal dunia 15 orang, luka berat 27 orang, luka ringan ada 13 orang dan kerugian material ada Rp 52.699.500 dengan penyelesaian ada 39 kasus.
“Sedangkan tahun 2022 kasus laka terjadi sebanyak 56 kasus, meninggal dunia ada 15 orang,” luka berat ada 50 orang dan luka ringan ada 38 kasus dan kerugian material ada Rp 332.700.000 dengan penyelesaian sebanyak 51 kasus.
“Kasus laka lantas terjadi penurunan sebanyak 16 kasus atau 28,5 persen. Kendaraan yang terlibat masih didominasi sepeda motor dan mobil penumpang,” dengan korban usia 17 sampai 21 tahun masih pelajar dan mahasiswa,” terangnya,”Jumlah pelanggaran tahun 2022 ada 2.000 kasus dengan rincian 804 kasus tilang dan teguran ada 1.196, sedangkan tahun 2023 ada 760 kasus rinciannya tilang ada 700 kasus dan 120 Teguran Yang Humanis ujar Kapolresta Bulungan.
BLI MADE







