Ciamis,Jurnalpolisi.co.id – Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas IIB Ciamis sebagai instansi vertikal di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali menoreh prestasi membanggakan yaitu melalui program pembinaan kemandirian warga binaan.

Untuk kedua kalinya, hasil karya warga binaan berupa produk Coir Net berhasil diekspor ke Korea Selatan dengan jumlah mencapai 5.400 pcs, Minggu 24/08/24.
Menurut Kalapas Ciamis, Supriyanto, ekspor ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Lapas Ciamis dengan PT. Coir Indonesia Global.
“Kegiatan pembinaan kemandirian ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pembinaan berbasis industri”, ujar Supriyanto
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa produk hasil karya warga binaan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.
Proses bongkar muat dan pengiriman ekspor dilakukan di area PT. Coir Indonesia Global di bawah pengawasan langsung Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, didampingi Kasubsi Kegiatan Kerja (Asep Gunara), staf kegiatan kerja (Noviana Ruby Darisman) serta petugas jaga (Regia Azhar).
“Ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur”, terang Supriyanto
Ia menyampaikan bahwa capaian ekspor kedua ini merupakan hasil konsistensi pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para warga binaan yang telah menghasilkan produk berkualitas tinggi” bebernya
“Ekspor sebanyak 5.400 unit Coir Net ke Korea Selatan ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas bukan hanya berdampak pada kemandirian warga binaan, akan tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memperluas kerja sama dengan mitra industri serta meningkatkan kapasitas produksi agar produk warga binaan semakin berdaya saing.
“Ini sejalan dengan program Industrial Goes to Market yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI”, pungkasnya.
Dengan keberhasilan ekspor kedua ini, Lapas Ciamis semakin menunjukan perannya sebagai lembaga pembinaan yang tidak hanya fokus pada rehabilitasi dan pembinaan kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan peningkatan produktivitas warga binaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
( Ajo )













