PT Matahari Kubu Investama (M K I) Mengabulkan Tuntutan Warga Desa Sakataru Kecamatan Lembah Bawang

Ritual Adat Membuka Portal Penutupan Akses Jalan

 Bengkayang Kalbar,Buntut penutupan akses jalan oleh masyarakat Desa Sakataru menuju ke PT MKI adalah akibat pola kemitraan dengan pihak perusahaan yang belum terpenuhi.Akhirnya masyarakat yang menyerahkan lahan secara beramai ramai mendatangi kantor PT MKI untuk menanyakan kesepakatan awal,Setelah tidak mendapatkan jawaban dari pihak perusahaan, akhirnya Kantor PT MKI di tutup dan memblokir akses jalan.

 Kegiatan penutupan kantor serta akses jalan oleh masyarakat Sakataru berlangsung selama 3 hari (15-18/21).Pada hari ini tanggal 18/11/21 Pukul 12.00 Pagar penutup akses jalan di buka serta kantor PT MKI mulai beraktivitas kembali setelah adanya kesanggupan dari pihak manajemen menyelesaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

 Perwakilan dari  Perusahaan PT MKI  Yulianto, Memberikan keterangan kepada awak media ini,”Kemarin memang ada kegiatan Penutupan akses menuju jalan perusahaan oleh masyarakat. terkait hak bagi hasil,Mereka sudah membuat pernyataan yang sudah di sampaikan ke pihak manajemen dan surat itu sudah di tanggapi oleh pihak manajemen.

 Lanjut Yulianto,Untuk masalah ini saya rasa sudah selesai di tangani oleh pihak manajemen dan keinginan yang di minta oleh masyarakat itu pun sudah kita penuhi dan terakomodir dengan baik melalui pihak koperasi.Dan masalah pembayaran akan melalui pihak kedua yaitu  koperasi.Ungkap Yulianto.

 Di tempat yang sama perwakilan masyarakat serta Koordinator lapangan Yantiman Menyampaikan pada awak media ini,”Saya selaku kadus sejaruk di desa sakataru mengucapkan  Terimakasih atas dipenuhinya tuntutan warga desa sakataru terkait pembagian hasil.Memang sempat terjadi penutupan akses jalan poros menuju perusahaan PT MKI oleh warga, agar supaya pembagian hasil segera direalisasi,Dan hari ini juga kita laksanakan acara Ritual adat untuk membuka akses jalan menuju ke kantor PT MKI,Sebab apa yang menjadi tuntutan masyarakat semua sudah di respon serta  aktifitas perusahaan sudah berjalan seperti biasa kembali.

Lanjut Yantiman,Jadi harapan saya agar kedepannya jangan lagi hal seperti ini terjadi,sehingga kerjasama pihak perusahaan dan masyarakat berjalan dengan baik.Pungkas Yantiman.

Penulis Injil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + 4 =