Di Kibin, Seorang Satpam Berhasil Gagalkan Pelaku Curanmor Aksinya Terekam CCTV

jurnalpolisi.co.id Banten

KABUPATEN SERANG – Seorang satpam PT Griya Mandiri Perkasa (GMP) berhasil gagalkan aksi pencurian motor (curanmor), Minggu (17/10/2021).

Peristiwa itu sempat terekam kamera CCTV pabrik yang belokasi di Jalan Raya Serang, Kampung Citawa Desa Tambak Kecamatan Kibin.

Kejadian sekitar pukul 16.30 Wib ini tampak Dua orang pelaku diduga hendak melakukan aksinya, seorang pelaku turun dari motor rekannya yang menunggu di depan gerbang pintu pabrik dan menghampiri area parkiran.Baweh (31) Satpam PT GMP mengatakan kepada awak media bahwa pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor satria dan masuk ke area pabrik.

“Untuk kronologis terpantau dua orang menggunakan satu unit motor merk Satria dan terparkir di depan, satu orang masuk ke area parkiran pabrik, pelaku sudah menggeser satu buah helm dan mengeluarkan alat semacam kunci T” ujar Baweh kepada awak media.

Tindakan satpam langsung menutup Pintu gerbang secara otomatis akhirnya pelaku dapat diamankan, Baweh mengatakan satu pelaku dapat ditangkap dan satu pelaku berhasil kabur.

” Setelah itu tindakan saya menutup gerbang dan dia (pelaku -red) panik melarikan diri , akhirnya tertangkap satu orang dan satu orang melarikan diri tidak tertangap”tukasnya.

Selanjutnya Baweh bersama rekan satpamnya melakukan interograsi di Pos penjagaan dan mengakui bahwa pelaku bersama rekannya yang kabur hendak mencuri motor.

“Untuk barang bukti di dalam tas sudah dilempar keluar oleh pelaku yang tertangkap dan dibawa lari oleh pelaku satunya, awalnya dia (pelaku) hanya ingin mengambil helm, terus kita dalami kita terus pertanyakan dan akhirnya lama lama mengaku akan mengambil motor ” jelas baweh.

“Kini pelaku sudah kami serahkan ke polsek Cikande untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya” ujat Baweh mengakhiri.

Pelaku berinisial RIK (24) saat dilihat identitas dirinya ini merupakan warga Jabung Lampung timur dan kini pelaku sudah diserahkan ke Aparat Penegak Hukum untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Icha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + 12 =