Polres Nagan Raya Polda Aceh, Berhasil Bubarkan Unjuk Rasa Masyarakat 4 Desa

Jurnalpolisi.co.id Aceh

JP | Nagan Raya – Personil Polres Nagan Raya berhasil bubarkan aksi unjuk rasa masyarakat 4 (empat) Desa dalam Kecamatan Kuala dan Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya menuntut pengaspalan jalan penghubung 4 Desa dan lintas antar Kabupaten lokasi Desa Kuta Makmu, Rabu (13/10).

Pembubaran aksi unjuk rasa (Demo) masyarakat 4 (empat) Desa tersebut karena tidak ada memperoleh izin dari pihak penegak hukum, dalam hal ini Polres Nagan Raya serta terkesan melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) yang berlaku.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Setyawan Eko Prasetyawan, SH, SIK, melalui Kasi Humas, AKP Asril, mengatakan, unjuk rasa tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak Polres dan terkait keramaian mengarah pada indikasi pelanggaran Prokes serta PPKM skala Mikro.

“Kita perintahkan personil membubarkan unjuk rasa tersebut karena tidak sesuai prosudur yang berlaku, termasuk keterkaitan dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro dari Pemerintah Pusat,” kata AKP Asril kepada media JurnalPolisi.co.id.

Setelah mendapat laporan adanya unjuk rasa masyarakat 4 Desa tersebut, lanjutnya, Polres Nagan Raya langsung menurunkan personil ke lapangan untuk memastikan kebenaran aksi tersebut.

“Meskipun masyarakat berkeras untuk bertaham dengan aksi unjuk rasa jika tuntutannya tidak dipenuhi, kita tetap bubarkan aksi unjuk rasa tersebut karena hal tersebut diindikasi melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Kata Asril, Personil Polres telah memberikan waktu kepada masyarakat yang unjuk rasa menyampaikan aspirasinya dan mediasi mencari solusi terkait tuntutanmasyarakat pendemo kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK,) Nagan Raya Jonniadi, SE beserta rombongan.

“Kami harus tegakkan peraturan hukum yang berlaku di Negara ini tanpa pengecualian, apalagi aksi unjuk rasa tersebut tidak sesuai prosudur dan saat ini sedang diberlakukan PPKM berskala Mikro, khususnya dalam Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Nagan Raya,” tegas AKP Asril.*

(Tim_JP Aceh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 3 =