Kenalkan Budaya Adat Istiadat Lewat Filem,Pemuda Milenial Bengkayang Menggarap Filem Pendek

Bengkayang Kalbar,- Penggarapan Film pendek dengan Judul CONEKNG saat ini sedang Berlangsung, filem pendek tersebut digagas oleh beberapa anak anak muda kreatif di kabupaten Bengkayang terpantau. Pada minggu (3/10/2021).

Kegiatan pembuatan filem bergenre ” Adat Budaya Bakati” tersebut di Motori oleh sutradara muda milenial bernama Hendrix Cunk salah satu Putera Bengkayang.

Pembuatan filem pendak tersebut dimulai dengan mengambil pemandangan di sejumlah titik lokasi yang ada di kota bengkayang. Kendati demikian proses pembuatan film pendek ini pun masih mengalami berbagai macam kendala dan perlu mendapatkan apresiasi.

Rosa salah satu warga yang juga merupakan Sponsor dalam terlaksananya pembuatan Film ini menyampaikan, bahwa filem yang akan dirilis ini bermanfaat bagi anak muda untuk tidak melupakan budaya dan adat istiadat.

“Motivasi kami kedepannya supaya para anak anak muda jangan mereka hanya taunya main Game saja serta ngumpul bersama teman temannya saja, Dalam hal ini agar budaya kita tidak punah. sebab untuk saat ini kita melihat anak anak muda hampir rata rata lupa akan adat istiadatnya,malahan mereka lebih asyik dengan Hp dan bermain Game sehingga lupa dengan adat istiadat yang turun temurun dari nenek moyang kita sejak dari jaman dahulu,” tutur Rosa.

Kemudian Rosa berharap kepada pihak pemerintah khususnya pemerintah kabupaten Bengkayang. Membuka mata dan membuka hati untuk mendukung apa yang telah dilakukan oleh anak-anak muda milenial tersebut.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Iyul, salah satu masyarakat pemerhati seni dan budaya kabupaten Bengkayang, ia mengatakan dalam pembuatan filem tersebut sangat mendukung, karena disamping memperkenalkan budaya serta mempublikasikan budaya Dayak Bakati.

“Jadi ini perlu juga disuport oleh pemerintah, khususnya bidang kebudayaan,” kata Iyul.

Sang Sutradara Film Hendrix Cunk juga menyampaikan Motivasinya dalam hal pembuatan Film tersebut, ia menuturkan pembuatan filem ini bertujuan untuk mempromosikan budaya adat istiadat daya Bakati.

,”Untuk ide awal sebenarnya kita ingin membuat Film panjang, namun secara kebetulan ada Event Festival Film Pelajar Katulistiwa (FFPK) Yang ke 2 dengan tema “Tunjukkan Prestasimu,Banggakan Daerahmu”. Kita mencoba lah mengajak teman teman penggiat film dan penggiat budaya bagaimana kalau kita mencoba. Intinya kita mengharapkan menanglah yang jelas kita sudah ikut berpartisipasi di dalam festival itu dan promosikan budaya budaya kita khususnya Budaya Dayak,” ungkapnya.

Lanjut Hendrix, selama pembuatan film ini tentunya kita ada kendala terutama masalah Di dana. Sebab kita tahu untuk menggarap sebuah film baik panjang maupun pendek bahkan iklan sekalipun ya tentunya di dananya, yang dilapangan konsepnya rekaman suara/Soundtrack kita rekam sendiri dan kita butuh biaya. Ini tentunya kita ingin adanya dukunganlah. Agar teman teman penggiat film lebih semangat lagi berkarya demi memperkenalkan seni budaya asli dari kabupaten Bengkayang,” jelas Hendrix.

(Injil/team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + four =