Brimob Jabar Pastikan Ketersediaan Pangan Ditengah Pandemi Dan Himbau Perketat Prokes Saat PPKM Darurat

Jurnalpolisi.co.id

Sumedang- Satbrimob Polda Jabar yang merupakan bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid 19 Divisi Pencegahan melaksanakan patroli secara gencar untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan Pokok ditengah situasi Pandemi dan PPKM Darurat.

Kegiatan ini dilakukan oleh Bripka Eko Daryanto dan Bripka Achmad Setiawan yang mana saat ini tengah lakukan ke sebuah Toko Beras yang berada di Daerah Mekargalih Jatinangor Kabupaten Sumedang sebagai upaya pencegahan kelangkaan bahan pangan dan menghimbau kepada pemilik toko bahan pangan agar selalu terapkan Protokol Kesehatan guna meminimalisir penyebaran Virus Corona agar tidak terus meluas.

Ditengah Pandemi ini banyak bermunculan fenomena di masyarakat dan salah satunya adalah Panic Buying. Panic buying sendiri adalah suatu kegiatan yang dilakukan atas dasar ketakukan kehabisan akan sesuatu dimana melakukan pembelian secara berlebih sehingga mengakibatkan inflasi dimana persediaan barang tidak sesuai dengan permintaan dilapangan yang mengakibatkan kenaikan harga barang tersebut.

“Dalam upaya mencegah merebaknya fenomena Panic Buying, kami terus memantau dan memastikan stock bahan pangan dilapangan dalam keadaan aman, dan kami pun menghimbau kepada pemiliknya agar tidak memberikan kepada siapa saja yang berbelanja diluar ketentuan atau berlebih.” Ujar Eko sesaat setelah turun dari kendaraan.

Setelah adanya tanya jawab dan komunikasi dengan pemilik Toko Beras tersebut didapat keterangan bahwa selama AKB berlangsung ketersediaan beras di toko tersebut terbilang aman, karena pasokan dari suplier sangat mencukupi.
Selasa (14/9/2021)

Kegiatan himbauan yang dilaksanakan di Toko Beras tersebut bertujuan sebagai upaya meminimalisir kegiatan Panic Buying yang disebabkan oleh kelangkaan bahan pangan di tengah pandemi saat ini.

Selain itu Bripka Eko pun berpesan kepada pemilik toko tersebut untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan, baik kepada pemilik, pegawai bahkan kepada pembeli, serta agar memberi tanda jaga jarak saat bertransaksi sebagai bentuk penerapan Protokol Kesehatan dilingkungan toko.

“Penerapan Protokol Kesehatan yang mewajibkan setiap masyarakat untuk menggunakan masker dan selalu membawa hand sanitizer pribadi harus dijadikan acuan dalam membuka kembali tempat usaha ditengah Pandemi ini.” Tutur Eko.

Perlunya dukungan dan kesadaran dari berbagai lapisan masyarakat agar senantiasa mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah dalam menekan penyebaran wabah Corona saat ini, dan berusaha semaksimal mungkin lakukan pembelian bahan pangan sesuai kebutuhan.

Ditempat terpisah Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono., S.I.K., mengatakan “Jajaran Kami akan terus lakukan upaya pencegahan kegiatan panic buying dan akan terus menghimbau kepada siapa saja untuk selalu terapkan Protokol Kesehatan” Tuturnya.

“Serta kami menghimbau agar masyarakat tidak panik dalam menyikapi situasi saat ini, ikuti segala aturan dan anjuran pemerintah di tengah pandemi, agar pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti biasa.” Tutup Kombes Pol. Yuri Karsono.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 13 =