Sambil Olahraga Jalan Santai, Kapolres Majalengka Kembali Bagikan Bansos Ke Masyarakat

Jurnalpolisi.co.id

Majalengka – Aparat Kepolisian Polres Majalengka Polda Jawa Barat melakukan cara unik dengan Olahraga jalan santai saat membagikan bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah masyarakat. Sabtu (11/9/2021).

Sambil Olahraga jalan santai menuju obyek wisata gunung karang menempuh jarak 20 Km, Kapolres Majalengka yang didampingi Para PJU Polres Majalengka dan personel Polwan jajarannya menyambangi dan membagikan paket sembako kepada para PKL dan Warga kurang mampu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami dari jajaran Polri Polres Majalengka kembali membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat atau PPKM Level 2,” kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi di sela penyaluran bantuan sosial.

Sejauh ini, kata Kapolres, penyaluran bantuan sosial berupa paket beras tak hanya dilakukan bagi warga di Kecamatan Majalengka. Di wilayah lainnya pun terus dilakukan.

Kami sudah memberikan bansos di wilayah Kecamatan Talaga, Kecamatan Majalengka Kota dan ke Ponpes yang ada diwilayah Kabupaten Majalengka, Giat ini dilaksanakan juga di jajaran polsek dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah,” bebernya.

Tak hanya membagikan sembako, jajaran Polres Majalengka juga membagikan masker serta mengedukasi masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi selama diberlakukannya PPKM Darurat atau PPKM Level saat ini.

Aksi sosial seperti ini pun akan terus berlanjut agar masyarakat bisa terus bertahan di masa pandemi Covid-19 yang belum tahu akan sampai kapan berakhirnya. Maka dari itu, warga diimbau untuk tidak panik dan tetap tenang,” ujarnya.

“Di tengah masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini kita harus saling berbagi dan bersama membantu warga yang membutuhkan. Saling peduli antar-sesama sangat dibutuhkan di tengah kondisi yang sulit,” tambah AKBP Edwin.

Selain itu, kata AKBP Edwin, Polres Majalengka juga memberikan edukasi prokes 5M. Diantaranya, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kita juga sudah kolaborasi dengan TNI dan instansi lainnya ke wilayah-wilayah. Jadi kita mengajak masyarakat dengan bahasa yang mudah dimengerti dan mudah dipahami, sehingga masyarakat bisa paham arti pentingnya budaya prokes untuk menghindari terpaparnya Covid-19 ini,” tuturnya. (A. Hudri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − 11 =