Bakti Sosial Ditpolairud Polda Banten Bersama GMDM Kota Cilegon

Jurnalpolisi.co.id.Banten

JP.Kota Bumi, Kota Cilegon – Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Banten melaksana kegiatan Commander Wish Kapolda Banten Program Ke 11 Polisi Sayang Anak Yatim Kel.KotaBumi Kota Cilegon (10/9/2021).

Program Commander Wish Kapolda Banten Polisi Sayang Anak Yatim yang merupakan bagian dari Program Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, yaitu Pendekar Banten Merajut Keberagaman Merawat Kebhinekaan.

Dalam pelaksanaan Pendekar Banten Commander Wish Kapolda Banten Program Polisi Sayang Anak Yatim.

“Ditpolairud bersama GMDM ( Garda Mencegah Dan Mengobati Kota Cilegon seusai melaksanakan sholat jum’at bekerjasama melaksanakan kegiatan Program Kapolda Banten * Polisi Sayang Anak Yatim *

Dirpolairud Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom S.I.K.,melalui Wadirpolairud AKBP Abdul Majid SH.,MH.,laksanakan program kapolda banten yaitu pendekar banten commander wish kapolda ke 11 Polisi Sayang Anak Yatim.

Wadirpolairud Polda Banten AKBP Abdul Majid memberikan edukasi tentang protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.” saya juga memberikan edukasi tentang bahaya narkoba supaya anak- anak mengerti akan ancaman bahayanya narkoba di kalangan anak-anak penerus generasi bangsa.” ujar Abdul Majid.

Dalam pelaksanaan kegiatan kami membagikan masker kepada anak yatim 100 pcs, dan membagikan beras sebanyak 100 karung serta vocher belanja sebanyak 100 yang kami bagikan kepada anak yatim.” tutup Wadirpolarud Akbp Abdul Majid.

Sementara Kabidhumas Akbp Shinto Silitonga mengapresiasikan apa yang dilakukan Ditpolairud Polda Banten Bersama GMDM ( Garda Mencegah Dan Mengobati ) kota cilegon bentuk kepedulian terhadap sesama semoga program ini dapat mengurangi beban masyarakat dan anak yatim.

Terakhir mengingat situasi masih pandemi covid – 19,” supaya masyarakat dalam setiap kegiatan tetap mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.” tandas Kabidhumas Polda Banten.(icha/JP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + fifteen =