Tak Butuh Waktu Lama, Anggota Reskrim Polsek Menyuke Tangkap Terduga Pelaku Pencurian di Banyuke Hulu.

Landak_Kalbar, – Anggota Reskrim Polsek Menyuke berhasil meringkus terduga pelaku pencuri rumah warga dan rumah dinas guru di Desa Untang, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak. Kamis (29/7/2021) sore.

Diketahui terduga pelaku yang tertangkap berinisial BN, ia adalah warga Dusun Antong, Desa Songga, Kecamatan Menyuke, kabupaten landak. Saat di interogasi pencurian tersebut tidak hanya di lakukan dirinya seorang melainkan ada 2 (dua) temannya lagi yang ikut dalam aksi pencurian di rumah warga dan rumah dinas Guru SMAN 1 Banyuke Hulu

Kapolsek Menyuke Iptu Dahman Saragih saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, membenarkan telah mengamankan seorang pria yang di duga melakukan aksi pencurian di desa Untang, Kecamatan Banyuke Hulu pada Rabu kemarin.

” Iya, anggota kita sore tadi telah mengamankan terduga pelaku pencurian rumah warga dan rumah guru, tapi kita masih mendalami keterlibatan pelaku yang di tangkap karena masih ada 2 (dua) terduga pelaku lagi,” ungkap Iptu Dahman Saragih.

Kemudian ia menerangkan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kasus tersebut. Ditanya kaitanya dengan pencurian di gereja Katolik Stasi Anik Dingir beberapa waktu lalu, kapolsek enggang berkomentar banyak.

” Kita masih mencocokan bukti dengan pelaku yang tertangkap ini dulu nantinya, untuk yang di Anik waktu itu,!! kita fokus satu-satu dulu nanti kita infokan,” terang Kapolsek.

Sebelumnya sebanyak 4 rumah warga di Desa Untang, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak di satroni maling, kejadian ini membuat geger serta resah warga setempat kejadian tersebut diketahui. Rabu (28/07/21).

Supin salah satu warga Desa Untang yang rumahnya di satroni maling tersebut memberikan keterangan, pada saat jam 8 pagi dirinya ke sekolah untuk mengantarkan buku  LKS, berselang beberapa saat kemudian dirinya di telpon oleh ibunya dan memberitahukan rumah sudah dalam keadaan terbuka.

“Iya kami lihat lemari sudah di acak acak,dan saya pun tidak tahu persis jam berapa kejadian ini, beberapa barang tidak ada yang hilang,hanya tas saja yang di bawa,dan di perkirakan pelaku lebih dari satu orang,masa kejadiannya secepat itu,” ujarnya

Di tempat yang sama seorang Guru sebut saja bu Indah juga membenarkan tentang kejadian Pencurian tersbut, ia mengatakan hendak pergi pagi mau ke sekolah, karena terlalu capek akhirnya ia tidak masuk dan rencana sore ia dengan suaminya ke sekolah.

“Rencana mau print tugas sekolah, sebelumnya kami minta kunci ke pihak Satpam, setelah mendapat kunci kami langsung ke sekolah. Namun kami tidak jadi karena kami mau ambil kunci laboratorium dulu soalny printernya disitu bagus, datang ke depan rumah dinas salah satu guru kami melihat orang berdiri di depan jendela, lalu saya tanya namanya siapa?,orang mana?,” bebernya.

Menurut Bu indah, kedua maling tersebut sempat menjawab pertanyaannya, dan berkata “sudah dua hari menginap disini,kami masuk lewat jendela karena tidak ketemu dengan keluarga, dan tidak mendapatkan kunci”, katanya. Ia lantas bertanya” kalau tidak ada kunci kenapa masuk,” namun setelah kami lengah malingnya kabur lewat jendela, kami berusaha untuk mengejar tetapi maling sudah keburu kabur, kami pun sempat berteriak maling.” jelasnya.

Kejadian tersebut sudah di laporan dengan Polsek Menyuke dan saat ini dalam proses penyelidikan. Di TKP anggota mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat serta bukti lain berupa sendal dan topi.

(Injil/Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × three =