Gegana Brimob Jabar, Kawal Ketat Pendistribusian Vaksin Covid-19

Jurnalpolisi.co.id

Kota Bandung – Jawa Barat, Sejumlah personel Detasemen Gegana Brimob Polda Jabar melaksanakan pengawalan pendistribusian Vaksin dari PT. Biofarma Bandung yang akan didistribusikan ke Provinsi Jawa Tengah.

Jumlah pendistribusian Vaksin ke wilayah tersebut hari ini sebanyak 3 Truck Box.

Pengawalan dan Pendistribusian Vaksin di Mulai dari PT. Biofarma Bandung menuju Provinsi Jawa Tengah itu dikawal ketat oleh personel Detasemen Gegana Brimob Polda Jabar.

Dalam pengawalan vaksin tersebut personel Detasemen Gegana Jabar dilengkapi seragam lengkap dan persenjataan yang dipimpin Wadanden Gegana Jabar Kompol M Syahrul S.H., M.Si.

Pengawalan Vaksin menuju Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan lintas ganti di KM 252 dengan Personel Brimob Polda Jateng.

Wadanden Gegana Jabar Kompol M.Syahrul mengatakan “Setelah dilaksanakannya lintas ganti di KM 252 Vaksin selanjutkan akan distribusikan menuju Dinkes Provinsi Jateng dalam Pengamanan dan Pengawasan Brimob Jateng.”
Rabu (21/7/2021)

“Dalam pengawalan vaksin, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya Vaksin ini akan didata oleh Pihak Dinkes dan selanjutnya akan di distribusikan ke daerah-daerah yang akan menerima vaksinasi.” ujar Kompol M Syahrul.

Ditempat terpisah Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menambahkan, “Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak Covid–19”.

“Ini merupakan bentuk Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Bandung dan sekitarnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid–19″, ujar Kombes Pol. Yuri Karsono.

Beliau juga berpesan, “Jangan anggap remeh tentang virus corona ini, karena wabah virus ini sudah menjadi pandemi, kita harus selalu waspada dan senantiasa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam hal yang mengganggu keamanan”, Tegas Yuri Karsono.

(Cepi) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − eleven =