Cegah Virus Covid-19, Brimob Jabar Semprotkan Cairan Disinfektan Di Halte Bus

Jurnalpolisi.co.id

Garut – Kesadaran masyarakat dalam menerapakan Protokol kesehatan WHO ketika berkegiatan diluar rumah atau bepergian ke tempat umum masih rendah terbukti dengan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan dengan kasus harian sebanyak 44.721 kasus baru dan menambah total kasusnya menjadi 2.877.476 kasus, untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus berupaya untuk menekan angka kasus terkonfirmasi dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan melaksanakan penyemprotan Disinfektan di ruang publik dan pemukiman masyarakat yang rawan akan penyebaran Virus tersebut mengingat banyak varian baru yang menyebar di Indonesia termasuk Provinsi Jawa Barat.

1 Team penyemprotan dari Kompi 4 Batalyon A Pelopor yang dipimpin oleh Briptu Muhamad Chaerudin terus intens dalam melaksanakan kegiatan penyemprotan Disinfektan salah satunya di Halte Bus SMKN 2 Garut yang sering digunakan oleh masyarakat menunggu kendaraan, menyasar seluruh sudut Halte yang mana sangat rawan dan berpotensi menjadi sumber paparan Virus Corona, saat ini kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut masih terus melonjak tinggi yaitu sekitar 22.277 kasus dengan kasus harian mencapai 382 kasus baru yang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapakan protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas di ruang publik.
Selasa (20/7/2021)

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K. mengatakan “Pada Fase Gelombang Kedua Pandemi COVID-19 total kasus terkonfirmasi virus tersebut di Indonesia sementara mencapai angka 2.877.476 kasus dengan kasus hariannya yang mencapai angka 44.721 kasus baru, oleh karena itu jajaran Satbrimob Polda Jabar masih tetap melaksanakan kegiatan serta upaya-upaya pencegahan paparan Virus Corona dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan kegiatan penyemprotan Disinfektan yang beresiko memaparkan virus tersebut sebagai wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat” imbuhnya.

Iptu R. Hasan Sadikin selaku Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar menjelaskan bahwa ” Pandemi COVID-19 pada Fase Gelombang Kedua yang terjadi di Kabupaten Garut terus bertambah tinggi dengan kasus hariannya yaitu sebanyak 382 kasus baru yang mana menqmbah total kasus mencapai 22.277 kasus yang mana diakibatkan karena kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas diluar rumah, untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus gencar dalam melaksanakan kegiatan Penyemprotan Disinfektan di tempat atau lokasi yang rawan akan paparan Virus tersebut sebagai wujud dari Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat” tuturnya.

(Cepi) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − fourteen =