Antisipasi Banjir, Siaga SAR Brimob Jabar Cek Kondisi Debit Air Sungai Kalijaga Kota Cirebon

Jurnalpolisi.co.id

Cirebon – Jawa Barat,
Hujan deras yang tidak menentu yang terjadi dalam beberapa hari ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat, terutama warga yang sebagian besar tinggal di sepanjang daerah aliran sungai – sungai besar di Kota Cirebon.

Untuk itu Bripka Aris Prayitno Tim siaga SAR Kompi 1 Batalyon C Pelopor melaksanakan pengecekan kondisi arus dan juga debit air di pintu air Sungai Kalijaga, Kota Cirebon. Ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kesiapan satuan dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin saja terjadi.

Hujan lebat dengan intensitas tinggi tentunya meningkatkan terjadinya potensi banjir bisa terjadi kapan saja ditengah musim penghujan seperti saat ini, hal ini terjadi karena curah hujan yang turun tidak menentu di wilayah Cirebon, berbagai kegiatan guna mengantisipasi banjir pun telah dilaksanakan oleh Satuan Brimob Polda Jabar, salah satunya Tim SAR Kompi 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar.

Dalam menghadapi potensi bencana tersebut para personel selalu siap siaga untuk siap kapan pun dan dimanapun saja digerakan apabila terjadi bencana seperti tanah longsor dan banjir terjadi secara tiba – tiba. Hal ini merupakan salah satu bakti Satuan Brimob kepada masyarakat Indonesia, sesuai dengan moto pelayanan satuan Brimob Polda Jabar yaitu Jiwa Raga Demi Kemanusiaan.
Senin (19/7/2021)

Bripka Aris menambahkan berbagai kegiatan dilakukan oleh Tim siaga SAR Kompi 1 Batalyon C Pelopor ini, tidak hanya bergerak saat bencana terjadi saja, sebagai langkah antisipasi dan juga pencegahan tim Sar tetap berpatroli melaksanakan pengecekan ke beberapa sungai untuk mengetahui debit airnya apakah mengalami peningkatan atau tidak, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol Yuri Karsono, S.I.K, menyampaikan, “Kegiatan pengecekan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala dalam waktu tertentu apabila saat tingginya curah hujan yang terjadi di kota maupun kabupaten Cirebon kita bisa siapkan langkah awal sebagai antisipasi”, jelasnya.

“Saya perintahkan kepada jajaran untuk terus menghimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai untuk tetap merawat dan menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. Karena apabila kita tidak bisa menjaga sungai nantinya sangat dimungkinkan akan terjadi banjir yang justru akan lebih merugikan masyarakat sekitar sungai”, kata Yuri Karsono.

(Cepi) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − seven =