Penyebaran Covid-19 Terus Terjadi, Brimob Polda Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Jurnalpolisi.co.id

Garut – Akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapakan Protokol kesehatan WHO ketika berkegiatan diluar rumah atau bepergian ke tempat umum kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia terus melonjak dengan kasus harian sebanyak 54.000 kasus baru terutama di Pulau Jawa yang menambah total kasusnya menjadi 2.780.803 kasus, untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus berupaya untuk menekan angka kasus terkonfirmasi dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan melaksanakan penyemprotan Disinfektan di ruang publik dan pemukiman masyarakat yang rawan akan penyebaran Virus tersebut mengingat di Provinsi Jawa Barat kasusnya sudah sebanyak 499.416 kasus.

Jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar menugaskan 1 Team yang dipimpin oleh Briptu Wahyu Muhamad Krisno untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan Disinfektan di Kantor PO Bus Karya Anugrah Perdana dengan menyasar seluruh sudut Kantor dan bagian dalam Bus yang rawan dan berpotensi menjadi sumber paparan Virus Corona karena luasnya penyebaran virus tersebut, pwrlu diketahui bahwa saat ini kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat terutama di Kabupaten Garut masih terus melonjak tinggi yaitu sekitar 22.061 kasus dengan kasus harian mencapai 260 kasus baru yang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapakan protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas di ruang publik.
Minggu (18/7/2021)

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K. mengatakan “di Fase Gelombang Kedua Pandemi COVID-19 total kasus terkonfirmasinya di Indonesia telah mencapai angka 2.780.803 kasus dengan kasus hariannya yang mencapai angka 54.000 kasus baru, oleh karena itu itu jajaran Satbrimob Polda Jabar masih tetap melaksanakan kegiatan serta upaya-upaya pencegahan paparan Virus Corona dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan kegiatan penyemprotan Disinfektan yang beresiko memaparkan virus tersebut sebagai wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat”.

Iptu R. Hasan Sadikin selaku Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar menjelaskan bahwa “Penyebaran COVID-19 yang terjadi di Kabupaten Garut di Fase Gelombang Kedua terus bertambah dengan tinggi yaitu sebanyak 260 kasus baru dengan total kasus mencapai 22.061 kasus yang mana diakibatkan karena kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas diluar rumah, untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus gencar dalam melaksanakan kegiatan Penyemprotan Disinfektan di tempat atau lokasi yang rawan akan paparan Virus tersebut sebagai wujud dari Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat”.

(Cepi) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − five =