UNJUK RASA BESAR BESARAN DATANGI KANTOR WALI KOTA BANJAR TUNTUT KE ADILAN TERKAIT PPKM DARURAT KOTA BANJAR.


junalispolisi.co.id

Banjar-keluarga Besar Pedagang Pasar Kota Banjar(KBPPB),Aliansi Muslim Kota Banjar dan Elemen Masyarakat Melakukan unjuk rasa,tuntut Pemerintah Kota Banjar Akan Ke Adilan,Ke Longgaran dan Ke Bijakan Terkait Penerapan PPKM DARURAT Kota Banjar,Aksi Unjuk Rasa di Halaman Kantor Wali Kota Banjar Hari Jumat 16/07/2021.

Aksi Unjuk Rasa yang di Dominasi Keluarga Besar Pedagang Pasar Banjar,Aliansi Umat Muslim Kota Banjar dan lapisan Masyarakat Kota Banjar Dengan jumlah massa yang Besar.

Massa yang tadinya tenang dan damai dengan orasi orasi nya menuntut Ke Adilan,Ke Bijakan dan Ke Longgaran terhadap Pemerintah Kota Banjar akan Pemberlakuan Penerapan PPKM DARURAT Kota Banjar,”sedikit ricuh dengan tidak adanya Wali Kota Banjar di Kantor nya dan ter nyata Wali Kota Banjar ada di Pendopo,ratusan massa yang tahu hal itu langsung ber gerak menemui Wali Kota Banjar yang ada di Pendopo dan akhirnya Wali Kota Banjar Hj ADE UU SUKAESIH Bersedia Menemui Massa Sekitar jam 17.00 WIB.

Wali Kota Banjar Hj ADE UU SUKAESIH Ber ucap akan mencarikan solusi terkait permasalahan PPKM DARURAT Kota Banjar supaya masyarakat Kota Banjar lebih tahu lagi dan mengerti akan Peraturan dan ke Bijakan Pemerintah.

AAN ALAMSYAH selaku Korlap Aksi Unjuk Rasa yang mewakili Keluarga Besar Pedagang Pasar Banjar,Aliansi Muslim Kota Banjar dan Masyarakat Kota Banjar

AAN ALAMSYAH Menyebutkan hasil rapat terbatas ada beberapa Poin:
1.Pedagang Pasar dan Pkl boleh ber jualan kembali dengan jam operasional,pagi dari jam 08.00 – 15.00,,malam dari jam 17.00 -22.00 WIB
2.Boleh berdagang dengan penerapan Prokes,untuk Para Pedagang Pasar Banjar akan di Kordinir oleh KBPPB
3.Dagang Kuliner tidak boleh makan di tempat,harus di bungkus dan di bawa pulang
4.Kegiatan olah raga,seni dan budaya,di larang dan tidak boleh
5.Hajatan tetap tidak boleh
6.Terkait denda pelanggaran dan penegakan hukum akan di evaluasi ulang
7.Mengadakan jaring pengaman ekonomi,syarat syarat nya harus jelas usaha nama tempat dan alamat

AAN ALAMSYAH selaku Korlap dari ratusan massa aksi unjuk rasa menambahkan,”semoga dari hasil kesepakatan antara PEMKOT Banjar dan KBPPB, Aliansi Muslim kota Banjar, elemen masyarakat menjadi poin positip bagi masyarakat kota Banjar khususnya”

Ujang suhara/Fyrda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =