Pengamanan Yang Di lakukan Polres Ciamis Agar Berikan Rasa Aman Dan Nyaman Pengunjung Yang Melaksanakan Rapid Anti Gen, Sehingga Tercipta Situasi Kamtibmas.

Jurnalpolisi.co.id.

Pangandaran – Jajaran Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar menerjunkan belasan personel untuk mengamankan pelaksanaan Rapid Anti Gen kepada pengunjung objek wisata Pantai Pangandaran. Sebanyak 18 personel Polres Ciamis yang terdiri dari anggota Polsek Pangandaran dan Sat Pol Air diterjunkan melaksanakan pengamanan.

Pengamanan dilaksanakan disekitar lokasi kegiatan di Gerbang Utama Objek Wisata Pantai Pangandaran Jalan Toll Gate No.2, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (21 Februari 2021).

Pelaksanaan Rapid Anti Gen ini dilakukan secara random/acak kepada para pengunjung objek wisata Pantai Pangandaran. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dalam penanganan Covid-19 khususnya di wilayah Objek Wisata Pantai Pangandaran.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, kegiatan pengamanan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman wisatawan dan warga sekitar selama pelaksanaan tes Rapid Anti Gen. Sehingga diharapkan masyarakat dan pengunjung di objek wisata Pantai Pangandaran dapat menikmti liburanya dengan nyaman, dan sehat.

“Pengamanan ini dilakukan agar memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung yang melaksanakan tes Rapid Anti Gen. Sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif,” kata Kapolres.

“Pengamanan ini kami juga bersinergi dengan anggota Koramil 1320/Pangandaran, dan Dinas Satpol PP dan Dishub Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

Kapolres menambahkan, selain pengamanan, personel yang bertugas juga menyampaikan himbuan pencegahan Covid-19. Dengan cara selalu menerapkan protokol kesehatan yang 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Kedisiplinan protokol kesehatan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Adapun pengunjung yang melaksanakan tes Rapid Anti Body merupakan warga diluar Kabupaten Pangandaran. Mereka diantaranya berasal dari Bandung, Tasikmalaya, Cicalengka, Banjar, bahkan dari wilayah Jawa Tengah yakni Kabupaten Cilacap. Hasil dari pemeriksaan dari 15 pengunjung yang melaksanakan Tes Rapid Anti Gen, mereka semua dinyatakan non reaktif.

( Fyrda/ Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − fourteen =