Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar Terjunkan Belasan Personel Untuk Mengamankan Pelaksanaan Rapid Anti Gen Kepada Pengunjung Objek Wisata Pantai Pangandaran

https://Jurnalpolisi.co.id/2021/02/14/Pangandaran – Jajaran Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar menerjunkan belasan personel untuk mengamankan pelaksanaan Rapid Anti Gen kepada pengunjung objek wisata Pantai Pangandaran. Sebanyak 16 personel dari satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Ciamis diterjunkan melaksanakan pengamanan.

Pengamanan dilaksanakan disekitar lokasi kegiatan di Gerbang Utama Objek Wisata Pantai Pangandaran Jalan Toll Gate No.2, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (14 Februari 2021).

Pelaksanaan Rapid Anti Gen ini dilakukan secara random/acak kepada 38 orang pengunjung objek wisata Pantai Pangandaran. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dalam penanganan Covid-19 khususnya di wilayah Objek Wisata Pantai Pangandaran.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, pengamanan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman wisatawan dan warga sekitar selama pelaksanaan tes Rapid Anti Gen. Sehingga diharapkan masyarakat dan pengunjung di objek wisata Pantai Pangandaran dapat menikmati liburanya dengan nyaman, aman dan sehat.

“Pengamanan ini dilakukan agar memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung yang melaksanakan tes Rapid Anti Gen. Sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif,” kata Kapolres.

“Pengamanan ini kami bersinergi dengan 8 anggota Koramil 1320/Pangandaran, dan 10 petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

Kapolres menambahkan, selain pengamanan, personel yang bertugas juga menyampaikan himbuan pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan cara selalu menerapkan protokol kesehatan yang 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Adapun pengunjung yang melaksanakan tes Rapid Anti Gen merupakan warga dari luar wilayah Kabupaten Pangandaran. Mereka diantaranya berasal dari Ciamis, Tasikmalaya, Bandung, Cianjur, Kota Banjar, bahkan hingga luar Jawa Barat seperti Purbalingga, Cilacap, dan Magelang. Hasil yang di tes rapid anti gen, ke 38 orang no reaktif. Investigasi jurnalpolisi.co.id//2021-02-13 (Yeni Am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 2 =