Kapolsek Cimaragas AKP Ono Suprianto,SH.,S.Ag.,M.H.,Tinjau Langsung Ketangguhan Kampung Tangguh Lodaya mulai Dari Bidang Ekonomi, Bidang Kesehatan Hingga Keamanan.

Jurnalpolisi.co.id.

Ciamis – Kanit Binmas Polsek Cimaragas Aipda Hendra Yokarisma, S.H., melaksanakan pengecekan Kampung Tangguh Lodaya (KTL) di wilayah hukum Polsek Cimaragas Polres Ciamis. Salah satunya di kawasan Mekarsari Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (13 Februari 2021).

Kapolsek Cimaragas AKP Ono Suptriatno, SH., S.Ag., M.H., mengatakan, pengecekan ini Aipda Hendra meninjau beberapa ketangguhan yang ada di Kampung Tangguh Lodaya Desa Beber. Mulai dari aktifitas bidang ekonomi, kesehatan hingga keamanan.

“Dibidang ekonomi disini ada ketersediaan cadangan pangan berupa padi, UKM pengrajin besek dan budidaya ikan nila. Sementara untuk bidang kesehatan, disini terdapat posko Covid-19 tingkat desa hingga dusun, tersedianya rumah isolasi untuk warga desa yang terpapar Covid-19 ataupun pendatang dari zona merah serta tersedianya sarana prasaranan cuci tangan yang diletakan ditempat strategis,” jelasnya.

Sedangkan untuk keamanan, kata AKP Ono, Aipda Hendra melihat didesa ini sinergi tiga pilar tinggat desa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan Babinsa berjalan maksimal dan baik. Dimana tersedianya 6 poskamling di masing-masing Rt yang rutin secara bergantian ronda tiap malam.

“Kami sangat apresiasi inisiatif warga yang ikut serta membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dengan cara mengajak warganya melaksanakan ketahanan pangan dan menerapkan protokol kesehatan hingga menyediakan ruang isolasi mandiri pasien terpapar Covid-19 serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, Aipda Hendra tetap selalu mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan selalu menggunakan masker selama kegiatan.

Selain itu Aipda Hendra mengajak masyarakat untuk menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan. Itu semua wajib dilaksanakan guna membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

( Sri.R.jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × four =