Hati-Hati Jika STNK Anda Sudah Mati, Bisa Kena Tilang

Jurnalpolisi.co.id

JP-Cirebon – Menurut Pasal 70 ayat (2) UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor22/2009 menyebutkan bahwa :

“Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun dan harus dimintakan pengesahan tiap tahun.”

Pengesahan setiap tahun dilakukan oleh POLRI setelah dilakukan pembayaran Pajak, karena Pembayaran Pajak dan Pengesahan dilakukan dibawah satu naungan yaitu Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT).

Oleh karena itu ketika pembayaran pajak tahunan tidak dilakukan, maka pengesahan tahunan tidak dapat dilakukan, sehingga STNK dinyatakan tidak sah.

Pasal 37 ayat (2) Perkapolri Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor menyatakan STNK berfungsi sebagai bukti Legitimasi Pengoperasian Kendaraan Bermotor.

Dapat disimpulkan bahwa jika STNK tidak memenuhi Syarat keabsahannya, maka tindakan pengoperasian kendaraan bermotor tidak berlegitimasi.
Oleh karena itu dapat dilakukan penilangan oleh Polisi.

(Hadiman/Marini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + 12 =