Kodim 0610/Sumedang Bersama Vertikal Rescue Indonesia (VRI) Bangun Jembatan Gantung

Jurnalpolisi.ci.id-sumedang

Sumedang-Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa SEm,M.Si mengatakan kali ini Kodim 0610/Sumedang bersama VRI dan Donatur kembali membangun jembatan gantung di Kecamatan Ujungjaya. Jembatan gantung yang dibangun menghubungkan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka. Jembatan yang akan dibangun melintasi Sungai Cimanuk yang merupakan perpaduan dari Sungai Cimanuk yang hulunya dari Garut dan Sungai Cilutung yang hulunya dari Kuningan. Lebar sungai sekitar sekitar 100 m dan bentangan jembatan sekitar 130 m.ucap dandim.

Dandim mengatakan Pembangunan jembatan gantung ini didasari dari kepedulian Kodim 0610/Sumedang terhadap permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Sejarah menjelaskan, bahwa Desa Pelabuhan dahulu merupakan daerah perekonomian yg maju karena adanya aktifitas perekonomian dengan adanya pelabuhan di desa tersebut. Desa tersebut berseberangan Desa Babakan Anyar Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka, hubungan sosial dan kekerabatan kedua desa tersebut sangat kental karena masih terjalin huhungan darah antar warganya. Lalulintas antar desa dahulu dilakukan dengan perahu kayu yang dioperasionalkan oleh warga. Jika musim kemarau maka warga melintasi sungai untuk bisa menjangkau kedua desa.

Namun seiring dengan berjalannya waktu perahu tersebut sudah tidak operasional lagi karena operator atau nahkodanya meninggal dunia. Disisi lain aliran Sungai Cimanuk sudah dikendalikan oleh Waduk Jatigede sehingga sungai tetap mengalir dengan debit air yg besar. Akan tetapi karena kebutuhan sosial kemasyarakatan tetap harus dijalankan sehingga mereka sesekali melintasi sungai untuk menuju kedua desa dengan peralatan seadanya namun sangat mengancam jiwa. Jika warga harus memutar maka membutuhkan waktu 40 menit dg kendaraan bermotor.

Memahami kebutuhan masyarakat yg mendesak dan menjaga keamanan warga, maka kami dari Kodim 0610/Sumedang melakukan inisiasi untuk mencari solusi mempermudah lalulintas warga kedua desa dengan aman dan efektif. Oleh karena itu kami melakukan koordinasi dengan Vertivcal Rescue Indonesia (VRI) untuk membangun jembatan gantung di desa tersebut

Komunikasi berjalan dengan baik serta dilaporkan kepada Pimpinan untuk diketahui rencana pembangunan jembatan gantung tersebut. Atas bantuan dari Pimpinan, maka dengan cepat didapatkan donatur dengan mudah dalam rangka pembangunan jembatan.

Dengan pembuatan jembatan gantung yang menghubungkan dua Dusun, Dua Desa, Dua Kecamatan dan Dua Kabupaten dapat meningkatkan silaturahmi antar kedua desa, meningkatkan perekonomian, meningkatkan kesejahteraan warga dan menjamin keamanan bagi siapapun yg melintasinya.

“Saya memiliki harapan yang Insya Allah akan terwujud, dengan pembuatan jembatan ini maka perekonomian dan kesejahteraan warga akan meningkat serta keamanan juga terjamin”.

Semoga proses pembuatan jembatan berjalan dengan lancar dan aman, didukung oleh cuaca yang kondusif sehingga selesai dengan cepat dan bermanfaat bagi bagi masyarakat.pungkas dandim.

( yayat/Hendra )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 5 =