KKN di Desa Sendiri – Menciptakan Budaya Literasi di Kalangan Orang Dewasa

Subang,Jurnal Polisi
Jum,at 20/11/2020, Dalam rangka menjalani KKN Tematik secara daring sebagaimana instruksi dari LPPM UPI, mahasiswi KKN asal Subang yang bernama Rina Kurniawati, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta, yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Syifaul Fuada, S.Pd.,
M.T.

,”Menciptakan program kegiatan edukasi yang mampu meningkatkan budaya literasi di Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sasaran programnya melibatkan beberapa orang dewasa yang selama pandemi covid-19 ini tidak bekerja atau diberhentikan dari pekerjaannya.

,”Budaya literasi di Indonesia saja masih rendah, apalagi di daerah-daerah yang masih jadi daerah ‘kampung’. Terlebih orang dewasa yang sejak keluar dari bangku sekolah langsung bekerja, tidak lagi berhubungan atau berinteraksi dengan buku-buku bacaan yang mampu meningkatkan budaya literasi.
Pada satu kesempatan yang luar biasa ini, mahasiswi KKN ini mampu membuat program kegiatan khusus orang dewasa. Pelaksanaan program ini dimulai dari 17 November – 17 Desember 2020. Alasan membuat program tersebut selain menambah literasi, yaitu untuk memanfaatkan waktu yang ada selama mereka belum bekerja kembali, dan menjadikan kegiatan yang produktif di masa pandemi ini.

,”Bermodalkan buku-buku yang dimiliki oleh mahasiswi KKN ini, mereka bisa memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik. Buku-buku tersebut lebih banyak novel, tetapi ada beberapa buku pengetahuan lainnya. Namun, mereka lebih tertarik ke buku novel daripada buku pengetahuan lainnya, karena katanya “lebih asyik”. Sebelumnya mahasiswi ini mengirim beberapa buku yang akan mereka baca ke grup whatsapp, kemudian mereka memilih buku mana yang akan mereka baca, setelah itu mahasiswi ini mengirimkan secara langsung buku tersebut ke sasaran yang dituju.
Salah satu dari sasaran tersebut menyampaikan harapan terhadap program ini, “semoga bermanfaat, semangat, dan bisa menjadi ‘kunci’ untuk kedepannya.” Dan semoga harapan-harapannya bisa terwujud. Aamiin.Pungkas Rina Kurniawati ( Yuda Dwi Angoro JP )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − ten =